Pemprov Banten Gelar Pasar Murah Khusus untuk Pengemudi Ojol

Sejumlah Ojol mengikuti kegiatan pasar murah di Serang, Banten.

SERANG (LB)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar kegiatan pasar murah yang dikhususkan untuk para pengemudi ojek online (ojol) di halaman Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Sertifikasi Mutu Barang (PSMB) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten di Kota Serang, Jumat.

Kepala Disperindag Provinsi Banten, Iwan Hermawan melalui keterangannya di Kota Serang, Jumat (24/7), mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut nyata dari Pemprov Banten atas keluhan para pengemudi ojol terkait naiknya harga barang-barang kebutuhan pokok yang berbarengan dengan tren penurunan pendapatan mereka.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pasar murah yang dihadiri lebih dari seribu pengemudi ojol ini menyediakan berbagai komoditas kebutuhan dasar dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

“Semua komoditas tersebut dijual di bawah harga pasar atau dijual dengan harga produsen dan distributor,” kata Iwan.

Adapun komoditas yang dijual meliputi beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, ikan beku, bawang merah, bawang putih, aneka jenis cabai, sayur-mayur, hingga buah-buahan. Selain itu, tersedia pula berbagai produk makanan dan minuman serta pojok layanan informasi untuk memfasilitasi persyaratan berusaha.

Di tengah panjangnya antrean, Disperindag Banten turut menyediakan fasilitas area istirahat bagi para pengemudi ojol agar dapat bersantai sejenak sambil menikmati suguhan kopi lokal.

“Ini semua sesuai arahan dari Bapak Gubernur Andra Soni untuk membantu meringankan beban para driver ojol,” ujarnya.
Langkah cepat dari Pemprov Banten ini mendapatkan apresiasi dari para pengemudi. Soleh, salah satu perwakilan pengemudi ojol yang hadir, mengaku sangat bersyukur karena aspirasi rekan-rekannya langsung direalisasikan dalam waktu singkat.

“Kami sangat terbantu. Terima kasih Bapak Gubernur Banten, Andra Soni,” tutur Soleh. Terselenggaranya pasar murah ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan UMKM, BUMD PT Agribisnis Banten Mandiri (ABM), Perum Bulog, PT Mayora, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Indomaret, Bank Banten, serta para pedagang dan distributor sembako di Banten. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *