Sejumlah produk UMKM unggulan yang dijual pada Festival Cisadane 2026.
TANGERANG (LB)- Pemerintah Kota Tangerang, Banten, menyebutkan nilai transaksi UMKM selama kegiatan Festival Cisadane 2026 berlangsung diperkirakan mencapai di atas Rp232,5 juta, melebihi capaian tahun lalu.
“Tahun lalu, festival ini berhasil menarik lebih dari 68 ribu pengunjung dengan nilai transaksi UMKM mencapai sekitar Rp232,5 juta. Insya Allah, tahun ini kita optimistis capaian tersebut akan terus meningkat sehingga semakin banyak pelaku UMKM, seniman, komunitas kreatif dan masyarakat yang merasakan manfaatnya,” kata Wali Kota Tangerang, Sachrudin di Tangerang, Jumat (24/7).
Festival Cisadane digelar mulai tanggal 22 hingga 26 Juli 2026 menghadirkan beragam atraksi budaya, olahraga, hiburan dan kuliner khas Kota Tangerang, serta gerai-gerai pelayanan dari Pemerintah Kota Tangerang.
Wali Kota mengatakan Festival Cisadane ini bukan sekadar panggung hiburan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat karena sebagai ajang pameran produk lokal terbaik dari para pelaku UMKM di Kota Tangerang.
“Kami mengajak masyarakat untuk belanja di stan UMKM karena produk yang dihadirkan memiliki kualitas baik sebab sudah melalui kurasi dan pembinaan oleh Disperindagkop,” ujarnya.
Akro, pelaku UMKM dari Batuceper menjual minuman segar kombinasi durian dan gula aren. Terdapat pula aneka kerajinan gantungan handphone dan kunci kreasi warga lokal.
Sementara itu, stan UMKM Kecamatan Karawaci menawarkan kesegaran es asem Jawa yang dibuat langsung dari olahan buah segar tanpa pemanis buatan, mac and cheese lezat, hingga aneka produk fesyen seperti hijab, ciput, serta aksesori kristal. “Silakan kunjungi stan Kecamatan Karawaci, borong aksesori cantik mulai dari Rp5 ribuan saja. Tak terkecuali hijab dengan harga terjangkau, lebih murah dari harga pasaran,” jelas Nur Rosada, pelaku UMKM Karawaci. *
