Fabian Ruiz, Pemain Spanyol.
MADRID – Fabian Ruiz baru saja melalui musim yang gemilang. Maka meraih Ballon d’Or bukan sekadar mimpi bagi gelandang Timnas Spanyol itu.
Ruiz jadi pilar penting La Furia Roja saat menjuarai Piala Dunia 2026 pekan lalu. Dia tampil di seluruh laga Spanyol sedari fase grup, termasuk jadi starter sebanyak empat kali.
Mulai babak perempatfinal, Ruiz menggantikan Pedri di starting line-up dan Spanyol berhasil menundukkan lawan-lawan kuat seperti Belgia, Prancis dan Argentina.
Ruiz jadi pemain kedua dengan penciptaan peluang terbanyak, yakni dua, setelah Pedri dengan empat, sekalipun cuma main 62 menit di final. Dia menuntaskan 91,7 persen umpan yang dilepaskan, cuma kalah dari Marc Cucurella dengan 93,3 persen.
Tak lupa Ruiz juga menyumbang satu gol saat Spanyol mengalahkan Belgia 2-1. Prestasi di level timnas ini melengkapi apa yang diraihnya bersama Paris Saint-Germain dalama setahun terakhir.
Usai meraih enam gelar sepanjang 2025, Ruiz menambah lagi dua gelar, Ligue 1 dan Liga Champions musim ini. Dia jadi satu-satunya pemain yang memenangi Piala Dunia dan Liga Champions.
Ini jadi bukti atas keraguan publik kepada Ruiz yang dianggap menurun di paruh kedua musim lalu karena cedera lutut. Dia sempat absen tiga bulan sedari Januari hingga April.
Ruiz pun sangat wajar digadang-gadang jadi salah satu calon pemenang Ballon d’Or tahun ini. Ruiz pun tersanjung jika publik menganggapnya layak menjadi nominasi.
“Siapa yang tidak ingin menang Ballon d’Or? Saya puas dengan musim yang baru saya lalui, saya juara Liga Champions dan Piala Dunia. Jika saya ada di sana, saya merasa terhormat dan akan berjuang keras,” ujar Ruiz seperti dikutip beIN Sports.***
