DPMD Pastikan Semua Desa di Kabupaten Serang Raih Dana Bank Dunia

Kepala DPMD Kabupaten Serang, Rudi Suhartono.

SERANG (LB)- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang, Banten, memastikan seluruh desa di wilayahnya akan mendapatkan kucuran program nasional dari Bank Dunia senilai total Rp30 triliun yang rencananya mulai digulirkan pada 2027.

Kepala DPMD Kabupaten Serang, Rudi Suhartono, di Serang, Kamis, mengatakan program bantuan dari lembaga keuangan internasional tersebut menyasar sekitar 75 ribu desa di seluruh Indonesia dan saat ini sudah resmi diserahkan kepada Pemerintah Indonesia.

“Program itu secara nasional sudah diluncurkan dari Bank Dunia ke Pemerintah Indonesia. Namun untuk sistem prosedur, persyaratan, dan segala macam nya saat ini sedang digodok secara matang di Bappenas,” kata Rudi (kamis (16/7).
Rudi menjelaskan bahwa proses pematangan regulasi teknis di Bappenas dilakukan secara saksama agar pemanfaatannya tepat sasaran. Jika Standar Operasional Prosedur (SOP) tersebut sudah rampung dirumuskan, program berskala besar ini siap diluncurkan secara luas kepada desa-desa penerima manfaat.

Mengenai mekanisme pembagiannya, kucuran dana dari Bank Dunia ini nantinya tidak dihitung berdasarkan potensi desa. Pemerintah pusat akan menggunakan indikator indeks desa, di mana porsi anggaran yang lebih besar akan diprioritaskan untuk desa yang berstatus berkembang dan maju.

Terkait kriteria tersebut, Rudi membawa kabar baik bagi seluruh masyarakat dan aparatur desa setempat. Ia menegaskan seluruh desa di wilayah Kabupaten Serang dipastikan memenuhi syarat penerima manfaat karena daerah itu sudah berhasil terbebas dari ketertinggalan.
“Kalau Kabupaten Serang semua desa dapat. Karena seluruh desa di Kabupaten Serang sudah tidak ada lagi yang berstatus tertinggal atau sangat tertinggal. Semua sudah masuk kategori berkembang ke atas, yaitu berkembang, maju, dan mandiri,” ujarnya.

Kendati nominal pasti untuk setiap desa masih dalam tahap penghitungan oleh Bappenas berdasarkan kriteria indeks, Rudi mengimbau agar para kepala desa tidak perlu khawatir dan bersiap menyambut positif program ini demi kemajuan pembangunan desa. “Nanti kalau sudah ada kriteria peruntukan dan rencana penggunaannya baru kelihatan. Teman-teman desa jangan khawatir, semuanya dapat,” tuturnya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *