IHSG Ditutup Melesat 2,45 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (15/7) sore, seiring rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) meredam ekspektasi pelaku pasar terhadap pengetatan kebijakan moneter oleh The Fed.

IHSG ditutup menguat 2,45 poin atau 0,04 persen ke posisi 6.041,97. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,01 poin atau 0,17 persen ke posisi 599.90.

Sepanjang Rabu, IHSG dibuka menguat,  bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik 0,67 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor transportasi & logistik yang naik masing-masing sebesar 0,64 persen dan 0,32 persen.

Sedangkan lima sektor melemah yaitu sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 0,60 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor barang barang konsumen primer yang turun masing-masing sebesar 0,38 persen dan 0,34 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu INAI, RANS, PRDL, AGAR dan GDST. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni COCO, SKBM, CASA, SQMI dan RUNS.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.008.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,78 miliar lembar saham senilai Rp11,33 triliun. Sebanyak 348 saham naik, 286 saham menurun dan 331 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 1,49 persen ke 68.775,00, indeks Shanghai melemah 0,29 persen ke 3.955,58, indeks Hang Seng menguat 1,40 persen ke 24.681,10, indeks Kospi menguat 6,24 persen ke 7.284,41 dan indeks Strait Times menguat 1,09 persen ke 5.554,66.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *