Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim memimpin penanaman pohon dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 18 Kota Bogor, Rabu (15/7).
BOGOR (LB)- Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim memimpin penanaman pohon dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan sekolah (MPLS) di SMPN 18 Kota Bogor, Rabu (15/7).
Dedie mengatakan, kegiatan penanaman pohon menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak bahwa pemanasan global atau global warming serta perubahan iklim yang saat ini dihadapi merupakan dampak dari aktivitas manusia.
“Generasi penerus sebagai pemilik masa depan perlu memiliki kepedulian terhadap lingkungan agar dapat menikmati kehidupan dengan kondisi iklim yang lebih baik,” kata Dedie.
Sementara itu Kepala Disdik Kota Bogor, Herry Karnadi memaparkan, siswa-siswi SD dan SMP harus menanam pohon. Harapannya, seumur hidup mereka memiliki pengalaman menanam pohon.
Herry memaparkan, melihat jumlah siswa SMPN saja yang baru masuk, sudah 7.000-an tanaman yang dibawa ke sekolah. Tidak serempak untuk penanaman hari ini, karena ada beberapa sekolah yang harus menyiapkan lahan karena ada di tengah kota. “Seperti SMPN 1, SMPN, 7 dan SMPN 8. Bisa di jalur hijau atau bentaran kali dan di taman-taman kota seperti di Jalan Ahmad Yani. Jenis tanamannya ada tanaman pelindung dan buah-buahan atau minimal tanaman sayuran serta tanaman bunga. Kami memberikan edukasi siswa untuk cinta lingkungan. Ini berlaku untuk sekolah swasta juga tidak hanya negeri. Total jenjang SMP ada 13 ribu lebih tanaman yang dibawa siswa,” paparnya. *
