Tutup JFK 2026, Wagub Rano Harap Tahun Depan Hadir Lebih Besar, inovatif, dan Berikan Manfaat Ekonomi yang Luas

Wagub Rano Karno dan Hartati Murdaya berfoto bersama Basuki Tjahaja Purnama dan tamu kehormatan lainnya.

JAKARTA (LB)–Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, secara resmi menutup gelaran JFK (Jakarta Fair Kemayoran) 2026 di Arena JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (12/7) malam.

Prosesi penutupan JFK 2026 dimeriahkan dengan pertunjukan kembang api yang menghiasi langit kawasan Kemayoran dan disaksikan ribuan pengunjung.

          Acara turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta periode 2014–2017 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026 Siti Hartati Murdaya.

Wagub Rano Karno.

          Dalam kata sambutannya, Wagub Rano Karno mengatakan bawah JFK tidak sekadar pameran, melainkan miniatur Jakarta yang memperlihatkan bagaimana pemerintah, dunia usaha, UMKM, industri kreatif dan masyarakat bergerak bersama menggerakkan roda perekonomian kota

          Rano mengungkapkan, lebih dari 1.800 stan dan 2.800 peserta, serta ratusan pelaku UMKM dan industri dari berbagai daerah ikut meramaikan gelaran JFK 2026. “JFK 2026 kembali menunjukkan peran sebagai etalase produk unggulan nasional, sekaligus ruang bertemu, peluang usaha, investasi dan kreativitas,” ujarnya.

Hartati Murdaya.

          Rano bersyukur, antusias masyarakat Jakarta, bahkan dari luar daerah, sangat tinggi datang ke JFK 2026 hingga mencapai 6,1 juta orang dengan nilai transaksi sekitar Rp 8,2 triliun.

          Menurutnya, Jakarta Fair membuka peluang transaksi, memperluas akses pasar dan produksi lokal. Dia pun berharap Jakarta Fair tahun depan hadir lebih besar, meriah, inovatif, dan memberikan manfaat ekonomi yang semakin luas.

Ribuan pengunjung antusias menyaksikan pertunjukan kembang api.

          Ketua Umum Panitia JFK 2026 Hartati Murdaya, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam perhelatan JFK 2026.          “Perhelatan JFK mendorong dan membantu promosi perdagangan dan roda perekonomian kota Jakarta dalam perjalanan menuju lima abad,” ujar Hartati.

          Dia katakan, JFK merupakan wadah pameran multiproduk, hiburan, pertemuan bisnis untuk mendorong perdagangan serta Investasi dari UMKM hingga industri nasional dan internasional.

          Sebagai platform strategi bagi industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Indonesia, perhelatan JFK berkontribusi nyata memperluas lapangan kerja, melestarikan budaya serta memperkokoh identitas nasional. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *