Rodri, Pemain Spanyol.
LOS ANGELES – Spanyol ditantang Austria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Los Angeles, AS, Jumat (3/7) pukul 02.00 WIB. Laga diprediksi berlangsung atraktif, namun Spanyol diunggulkan menang.
Spanyol di bawah asuhan Luis de la Fuente sempat ditahan Cape Verde tanpa gol di laga pembuka Grup H, lalu bangkit membungkam Arab Saudi 4-0, sebelum memastikan status juara grup lewat kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay.
Selain hanya bobol satu gol sepanjang fase grup, Tim Matador juga bermain rapi. Rodri menjadi jangkar lini tengah, sementara Pedri ditemani Fabian Ruiz menjaga ritme permainan.
Lalu Austria lolos ke fase gugur sebagai runner-up Grup J. Tim asuhan Ralf Rangnick mengawali turnamen dengan kemenangan 3-1 atas Yordania, kemudian kalah 0-2 dari Argentina, sebelum mengamankan tiket babak 32 besar lewat hasil imbang dramatis 3-3 melawan Aljazair.
Meski produktif dalam menyerang, lini belakang Austria masih punya pekerjaan rumah. Mereka bobol lima gol dalam dua laga terakhir fase grup. Celah ini berpotensi dimanfaatkan Spanyol yang punya variasi serangan dari kedua sisi lapangan.
La Furia Roja diprediksi tetap mendominasi penguasaan bola dan mengontrol tempo pertandingan. Austria kemungkinan mengandalkan Marcel Sabitzer, Romano Schmid dan Marko Arnautovic.
Penguasaan absolut di lini tengah inilah yang bikin Tim Matador begitu dominan mengurung lawan, terbukti dari lahirnya 55 kali percobaan tembakan yang 34 di antaranya dilesakkan langsung dari dalam kotak penalti.
Namun, Austria membawa modal militansi fisik dan pertahanan rapat untuk meredam kenyamanan Mikel Oyarzabal dan kolega.***
