Prancis Terlalu Kuat Bagi Irak, Keran Gol Mbappe Terus Mengalir

Kylian Mbappe berduel dengan pemain Irak.

PHILADELPHIA –  Prancis memetik kemenangan 3-0 atas Irak untuk lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kylian Mbappe mencetak  dua gol, satu gol lagi dicetak Ousmane Dembele. Laga digelar di Philadelphia Stadium, Selasa (23/6) dini hari WIB.

Kick-off babak kedua sempat tertunda selama kurang lebih dua jam karena cuaca buruk. Usai restart, Prancis menambah gol lagi lewat Mbappe dan Ousmane Dembele untuk memantapkan kemenangan.

Dapat tambahan tiga angka, Prancis memuncaki klasemen Grup I dengan enam poin dan lolos ke 32 besar. Sementara Irak yang belum mendapat poin ada terbenam di dasar klasemen, tapi masih berpeluang lolos lewat tim peringkat ketiga terbaik.

Pelatih tim nasional Prancis Didier Deschamps mengaku puas dengan performa timnya mengendalikan permainan  “Di babak kedua, kami benar-benar mengendalikan permainan. Ini  bukanlah hal yang mudah mengingat apa yang telah terjadi,” kata Deschamps di laman resmi FIFA.

Prancis memetik kemenangan kedua atas Irak untuk lolos ke fase gugur setelah membungkam Senegal 3-1 pada laga pertama.  “Memastikan hasil ini tanpa keraguan adalah hal yang sangat baik. Kami lolos, meskipun saya yakin bahwa pertandingan ketiga akan menentukan posisi akhir kami di grup,” katanya.

Pelatih berusia 57 tahun itu menyebut Mbappe selalu memiliki standar tinggi untuk dirinya sendiri. Ia juga membantah anggapan bahwa Mbappe hanya fokus pada pencapaian pribadi.

“Mengenalnya, dia sangat menuntut dirinya sendiri. Saya tidak memiliki kekhawatiran tentang Kylian. Dia berada di sini untuk mencetak gol, dan dia memang mencetaknya. Dia juga menjalankan perannya sebagai kapten, baik di dalam maupun di luar lapangan,” tutur Deschamps.

Selanjutnya, Deschamps akan menyiapkan skuad asuhannya untuk menghadapi laga ketiga melawan Norwegia yang akan menentukan posisi juara grup.

Sementara itu, bek Prancis Lucas Digne mengatakan kemenangan atas Irak merupakan langkah maju lainnya bagi tim. “Kami tahu untuk apa kami datang ke sini; kami akan terus bekerja dari pertandingan ke pertandingan dan terus meningkatkan diri,” katanya.

Digne mengaku sangat menikmati pertandingan tersebut, apalagi berakhir dengan kemenangan telak dan menjaga gawang tetap bersih. Ia menyebutkan pertandingan tersebut sebagai malam yang sempurna. “Saya merasa baik; saya dan rekan-rekan setim saya saling mengenal dengan baik,” katanya.

Mbappe terus bersaing untuk menjadi pencetak gol terbanyak. Kini ia sudah mencetak empat gol, sama dengan jumlah gol bomber Norwegia, Erling Haaland. Norwegia sendiri mengalahkan Senegal dengan skor 3-2.  Jumlah gol Mbappe dan Haaland selisih satu gol dengan Lionel Messi di posisi puncak.

Sementara pelatih Irak, Graham Arnold, mengakui ketangguhan Prancis. Ia memuji kecepatan penyerang lawan dan menyebut jeda cuaca buruk selama dua jam sempat merusak konsentrasi pemainnya.

“Prancis tampil dengan baik, walau kami sudah berjuang. Kylian Mbappe sebagai pemain luar biasa dengan kecepatan yang tak terthentikan. Di sisi lain, cuaca ikut mempengaruhi konsentrasi kami,” ujarnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *