Brasil Kontra Skotlandia, Neymar Berpeluang Main

Neymar, Pemain Brasil.

FLORIDA – Timnas Brasil akan menghadapi tantangan dari Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026. Duel di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Kamis (25/6) pukul 05.00 WIB itu menjadi laga penentu untuk memperebutkan juara grup guna menuju babak 32 besar.

Brasil saat ini memimpin klasemen Grup C dengan  empat poin, unggul selisih gol atas Maroko yang berada di posisi kedua. Sementara Skotlandia menguntit di peringkat ketiga dengan tiga poin, sehingga kemenangan atau minimal hasil imbang dapat membuka peluang mereka mencetak sejarah lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya.

Skuad asuhan Carlo Ancelotti tampil meyakinkan setelah membantai Haiti 3-0 pada pertandingan kedua. Sebelumnya, Selecao bermain imbang 1-1 melawan Maroko sehingga kini hanya membutuhkan hasil positif untuk mempertahankan posisi puncak klasemen.

Lini serang Brasil kembali menunjukkan kualitasnya lewat penampilan Matheus Cunha, Vinicius Junior dan Raphinha. Ketiganya menjadi motor serangan yang mampu membongkar pertahanan lawan dengan kecepatan serta kreativitas tinggi.

Hanya saja  Raphinha mengalami cedera hamstring saat laga melawan Haiti. Apakah di laga nanti,  ia bisa masuk dalam skuad inti Ancelotti.

Di lini tengah, Lucas Paqueta dan Bruno Guimaraes diperkirakan kembali menjadi pengatur ritme permainan, sedangkan Marquinhos memimpin pertahanan yang sejauh ini tampil cukup solid.

Lalu bagaimana dengan Neymar?

Ancelotti sebelumnya mengonfirmasi bawah penyerang  Santos itu bersiap kembali bermain. “Dia akan bisa tampil untuk laga lawan Skotlandia,” kata Ancelotti seperti dikutip dari Sports Illustrated.

Neymar sebelumnya absen dalam dua laga awal Selecao melawan Maroko dan Haiti akibat cedera otot betis tingkat dua sejak pertengahan Mei saat membela Santos FC.

Terkait laga nanti Ancelotti begitu optimis anak asuhnya bisa memenangkan laga, tanpa menganggap remeh Skotlandia. “Laga nanti sangat penting bagi kami. Semua pemain sudah siap tampil dan memberikan yang terbaik. Namun kami juga sadar, Skotlandia pasti berjuang untuk melakukan hal yang sama,” kata Don Carlo.

Di kubu Skotlandia, pasukan Steve Clarke datang dengan motivasi tinggi meski mengalami kekalahan tipis 0-1 dari Maroko. Sebelumnya, mereka sukses mengalahkan Haiti 1-0 sehingga masih memiliki peluang lolos ke fase gugur.

Scott McTominay dan John McGinn tetap menjadi andalan di lini tengah. Sementara kapten Andy Robertson diharapkan mampu memimpin pertahanan untuk meredam agresivitas para penyerang Brasil.

Namun, produktivitas menjadi pekerjaan rumah terbesar Skotlandia. Dalam dua laga Grup C, mereka hanya mampu mencetak satu gol sehingga efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor yang harus segera diperbaiki.

Secara head to head, Brasil jauh lebih dominan atas Skotlandia di ajang Piala Dunia. Selecao memenangi tiga dari empat pertemuan di putaran final, sementara satu laga lainnya berakhir imbang tanpa gol pada edisi 1974.

Brasil diprediksi akan menguasai jalannya pertandingan berkat kualitas individu yang lebih merata dan pengalaman para pemainnya di level tertinggi. Skotlandia kemungkinan memilih bermain rapat sambil mengandalkan serangan balik cepat melalui McTominay dan McGinn.

Laga lain di grup ini, Maroko akan menghadapi Haiti yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, AS, Kamis (25/6) pukul 05.00 WIB.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *