Festival Al-Azhom Ditargetkan Jadi Daya Ungkit Ekonomi

Lomba Dai Cilik yang merupakan salah satu kegiatan di Festival Al Azhom Kota Tangerang.

TANGERANG (LB)- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang menargetkan Festival Al Azhom sebagai daya ungkit ekonomi bagi daerah karena mampu menghadirkan ribuan pengunjung dari dalam maupun luar Kota Tangerang.

“Kita harapkan, pengunjung yang datang nantinya memanfaatkan penginapan, kuliner, hingga membeli produk UMKM. Ini tentu dapat mendorong pelaku usaha lokal untuk semakin berdaya,” kata Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang dalam keterangannya di Tangerang, Jumat (19/6).

Perlu diketahui Festival Al-A’zhom ke-13 berlangsung selama 13 hari mulai dari 15 hingga 27 Juni 2026, di kawasan Masjid Raya Al A’zhom. Festival tahunan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah itu menghadirkan beragam kegiatan bernuansa Islami yang dikemas secara edukatif, kreatif dan menghibur.
Kaonang juga mengajak masyarakat untuk menikmati berbagai perlombaan Islami, bazar UMKM, tablig akbar, pertunjukan seni budaya Islami, hingga beragam hiburan religi yang dipusatkan di Masjid Raya Al-A’zhom.

“Kehadiran bazar UMKM ini membuktikan bahwa kegiatan keagamaan juga mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan. Di tengah dinamika ekonomi saat ini, saya percaya gotong royong warga Kota Tangerang akan mampu melewati setiap tantangan,” katanya menambahkan. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Boyke Urip Hermawan mengatakan perolehan PAD dari sektor pariwisata tahun 2025 terealisasi sebesar Rp528 miliar dengan rincian Rp80 miliar dari hotel, Rp425 miliar dari restoran dan Rp22 miliar dari hiburan.
Boyke menjelaskan jumlah wisatawan tahun 2025 sebesar Rp13,9 juta dengan rincian yakni 1.5 juta wisatawan nusantara, 311 ribu wisatawan mancanegara dan 12,1 juta wisatawan objek wisata.

Adapun faktor yang menunjang peningkatan PAD dari sektor pariwisata yakni berbagai program dan acara yang mampu menarik minat kunjungan wisatawan.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan Festival Al A’zhom bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus mendorong kreativitas masyarakat.

Dengan mengusung tema CERIA yang merupakan akronim dari Cerdas, Edukatif, Religius, Inovatif dan Aman, Festival Al-A’zhom diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, ujar dia. “Festival Al A’zhom mempunyai energi yang kuat karena mampu menghadirkan ribuan pengunjung, baik dari dalam maupun luar Kota Tangerang. Ini perlu dipertahankan karena menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkreativitas, berkompetisi secara sportif, serta membina karakter melalui berbagai perlombaan bernuansa Islami,” katanya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *