Oknum Polisi Terciduk di Jaringan Narkoba B-Fashion: Bareskrim Janji Tak Pandang Bulu

JAKARTA(LB) – Bareskrim Polri membenarkan adanya oknum anggota kepolisian yang terlibat dalam jaringan narkotika di tempat hiburan malam B-Fashion Hotel, Jakarta Barat. 

“Iya oknum Polri diduga terlibat kasus narkoba B-Fashion,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso saat dikonfirmasi, Senin (25/5).

Oknum berinisial AFH itu diketahui berada di lokasi sebagai pengunjung. Meski begitu, penyidik masih mendalami sejauh mana perannya dalam peredaran ekstasi dan vape berisi etomidate di hotel kawasan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan tersebut. Eko menegaskan tak akan menutup-nutupi. 

“Kita enggak tutupi oknum yang brengsek,” tegasnya. Proses etik dan pidana terhadap AFH kini berjalan.

Kasus ini terbongkar berawal dari laporan masyarakat yang menyebut B-Fashion sudah lama jadi sarang narkoba. Pada Jumat (15/5), Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim bersama Satgas NIC langsung menggerebek lokasi. Sebanyak 55 orang, mulai karyawan hingga pengunjung, diamankan. Hasil tes urine menunjukkan 18 orang positif narkoba.

Dari jumlah itu, lima orang ditetapkan sebagai tersangka pengedar, sedangkan 13 lainnya menjalani asesmen di BNN. Polisi juga menyita 16 butir ekstasi dan 111 vape mengandung etomidate senilai Rp682 juta. 

Yang mencengangkan, Bareskrim memperkirakan selama 12 tahun beroperasi, B-Fashion Hotel diduga menjadi jalur peredaran ratusan ribu butir ekstasi dan puluhan ribu vape etomidate. Nilai transaksinya ditaksir menembus ratusan miliar rupiah. 

Eko memastikan penindakan tak berhenti di pengunjung atau karyawan. 

“Kalau ada anggota yang terlibat, proses hukum jalan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *