Arsenal Tak Boleh Lengah di Dua Laga Sisa

Mikel Arteta dan Leandro Trossard fokus untuk kejayaan Arsenal.

LONDON –  Arsenal berhasil menjaga jarak dengan Manchester City tetap lima poin. Tim asuhan Mikel Arteta mengumpulkan 79 poin hasil 36 kali bertanding; The Citizens duduk di posisi kedua dengan raihan 74 poin hasil 35 kali berlaga.

Dalam dua pertandingan sisa, Arsenal masih akan berhadapan dengan Burnley dan Crystal Palace. Burnley akan dihadapi Arsenal pada 19 Mei 2026 di kandang. Lima hari berselang, Crystal Palace yang akan menjamu Arsenal pada pekan terakhir.

Leandro Trossard sadar bahwa Arsenal tidak boleh terpeleset dalam dua laga itu jika ingin menjuarai Liga Inggris. Dia dan rekan-rekan setimnya di Arsenal sadar betul apa yang dipertaruhkan.

“Saya tidak perlu menjelaskan apa yang sedang dipertaruhkan, semua orang sudah tahu. Dua pertandingan yang sangat penting bagi kami, dan kami memiliki keyakinan penuh bahwa kami bisa melakukannya, tetapi kami juga harus bekerja keras untuk mendapatkan tiga poin di pertandingan-pertandingan berikutnya,”  kata Trossard dilansir BBC.

Walau sudah di atas angin, Arsenal masih mengendalikan nasibnya sendiri di persaingan juara Liga Inggris. Rekan Trossard, Miles Lewis-Skelly memastikan skuad tetap fokus dan tak berpikir terlalu jauh.

“Kami harus tetap rendah hati. Di ruang ganti suasananya cuma gembira, antusias, puas, semua yang bisa Anda gambarkan. Kami sangat bersemangat, tapi tahu tugas belum selesai. Kami punya dua ‘final’ lagi, dan harus fokus satu per satu. Laga berikutnya itu Burnley, kemudian kami lanjut lagi dari sana. Sebagai pemain, saya juga sebagai penggemar juga, mudah untuk memikirka apa yang bisa terjadi. Tapi penting agar kami tetap fokus ke saat ini. Kami harus fokus ke sekarang,” ujarnya dikutip Sky Sports.

Arsenal berpeluang menutup musim dengan double winners, jika memenangi Liga Inggris dan Liga Champions. Bagi Ian Wright itu akan melampaui skuad Invincibles.

Di Liga Champions mereka punya peluang untuk kali pertama menjadi juara. Mereka akan menantang juara bertahan Paris Saint-Germain dalam final di Puskas Arena, Sabtu (30/5) malam.

Mengawinkan dua gelar itu akan menjadi puncak pencapaian Arsenal sepanjang sejarahnya. Wright  yang adalah penyerang legendaris Arsenal  percaya dua gelar itu akan melampaui prestasi skuad invincibles di 2003/2004, yang juara Premier League tanpa kalah.

“Saya rasa begitu. Saya akan menaruh mereka di atas tim invincibles karena tim ini punya kemampuan untuk tak terkalahkan di Liga Champions dan menjuarai Premier League juga. Sehebat apa pun tim invincible yang dulu itu dan para pemain-pemainya, tim ini akan melewati mereka dengan apa yang sudah dilakukan, sebab mereka mencapai sesuatu yang bahkan tim hebat itu tak bisa lakukan,” ungkapnya dikutip Metro.

Wright  menegaskan seluruh skuad Arsenal punya hak untuk mendapatkan pujian. “Mereka akan berhak atas banyak sekali pujian untuk apa yang sudah mereka alami dan perjalanan di bawah manajer ini,” tuturnya.

Sementara manajer Arsenal Mikel Arteta meminta timnya untuk tetap fokus. Walau demikian ia tetap memperbolehkan  skuad The Gunners menikmati hasil kemenangan atas The Hammers.

Arsenal ditegaskan oleh Arteta akan memulihkan diri untuk menatap laga berikutnya.  “Sekarang kami pergi dan menikmati apa yang telah kami capai (kalahkan West Ham), karena seperti yang saya katakan, ini telah menjadi pekan yang luar biasa. Cara pemain menghadapi peluang dan menunjukkan ketangguhan sungguh luar biasa; saatnya pulih sedikit dan mulai bersiap menghadapi Burnley,”  kata Arteta usai mengalahkan West Ham,  seperti dikabarkan oleh BBC.

Di sisi lain, Manchester City menjamu Crystal Palace pada Kamis (14/5) pukul 02.00 WIB mendatang. Jika City seri atau kalah dari Palace, maka Arsenal ‘hanya’ perlu mengalahkan Burnley pada Selasa (19/5) pukul 02.00 WIB untuk menjadi kampiun.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *