Kylian Mbappe berusaha melewati hadangan pemain Leganes.
MADRID – Real Madrid memenangi laga sulit kontra Leganes dalam lanjutan Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Minggu (30/3) dinihari WIB. Diwarnai aksi saling balas gol, Los Blancos menang tipis 3-2.
Tuan rumah membuka keunggulan lewat penalti Kylian Mbappe pada menit ke-32, yang langsung dibalas Leganes melalui Diego Garcia. Sebelum turun minum, Leganes malah berbalik unggul. Dani Raba membawa tim tamu membalikkan kedudukan.
Madrid langsung menggebrak setelah jeda dan menyamakan skor pada menit ke-47 melalui Jude Bellingham. Tendangan bebas Mbappe pada menit ke-76 mengembalikan Madrid ke posisi memimpin.
Keunggulan itu berhasil dipertahankan hingga laga usai. Madrid menempel Barcelona di klasemen Liga Spanyol, sama-sama mengoleksi 63 poin namun dengan jumlah laga lebih banyak. Leganes di urutan 18 dengan 27 poin.
Pelatih Madrid Carlo Ancelotti menilai timnya sempat kehilangan ritme karena baru kembali berkumpul usai jeda internasional.
“Kami tidak bermain buruk. Kami memiliki kontrol yang baik, tetapi kami kurang seimbang dan itulah sebabnya kami kebobolan dua gol yang tidak pantas mengingat apa yang kami lakukan di babak pertama. Kami seharusnya bisa memanfaatkan keunggulan dengan lebih baik dan kami terlalu menderita. Setelah jeda internasional, hal itu biasanya terjadi, tetapi kami kesulitan menemukan ritme kami,” ujar Ancelotti dikutip dari situs Madrid.
Ia pun mengakui bahwa tiga angka melawan Leganes tak datang dengan mudah. “Kami tidak dalam posisi yang baik, tetapi kami memiliki intensitas karena kami bangkit dari ketertinggalan dan pada akhirnya kami menang. Saya tidak dapat mengingat pertandingan di mana kami tidak menderita. Yang penting adalah kami semua menderita dan berkorban. Tidak ada pertandingan yang mudah dan kami sangat menyadari hal itu. Kami harus bersusah payah,” jelasnya.
Sementara dua gol Mbappe ke gawang Leganes membawanya menyamai catatan milik Cristiano Ronaldo. Mbappe kini sudah cetak 33 gol pada musim debutnya di Real Madrid.
Pada musim 2009/2010, Ronaldo mencetak 33 gol dalam 35 pertandingan bersama Madrid. Mbappe, meski butuh 44 laga, berhasil menyamai angka itu dan punya potensi menambah lagi pundi-pundi golnya.
Penyerang asal Prancis itu membuat 22 gol di LaLiga, lalu tujuh gol di Liga Champions. Ia mencetak masing-masing satu gol di Piala Interkontinenal, Piala Super Eropa, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
“Ini sangat spesial. Yang paling penting adalah hal-hal yang Anda lakukan bersama tim, tapi bisa menyamai jumlah gol Critiano itu selalu bagus. Kami tahu apa yang ia representasikan buat Real Madrid dan buat saya. Kami selalu berbincang dan dia memberi saya banyak saran. Tapi seperti yang selalu bilang, kami harus memenangi trofi-trofi juga,” kata Mbappe di situs klub.***
