Pemain Udinese saat mengalahkan AC Milan.
MILAN – Udinese mengalahkan AC Milan dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan Serie A yang berlangsung di San Siro, Sabtu (11/4) malam WIB. Tiga gol Udinese dicetak Davide Bartesaghi (bunuh diri), Jurgen Ekkelenkamp dan Arthur Atta.
Pelatih Udinese Kosta Runjaic merasa senang dengan hasil yang diraih timnya. Namun, ia berhati-hati untuk tidak terbawa suasana, menegaskan bahwa kemenangan tersebut, meskipun terlihat meyakinkan, jauh dari kata mudah.
“Itu pertandingan yang solid tetapi bukan pertandingan yang sempurna. Milan memiliki peluang dan kami harus berjuang. Pada momen-momen tertentu Anda harus tampil sebaik mungkin dan kami melakukannya. Kami kompak, ada upaya besar dari semua orang. Mungkin Milan tidak mengharapkan energi seperti ini dari kami. Tetapi itu adalah pertandingan yang kompetitif meskipun tidak terlihat seperti itu, satu gol dapat mengubah segalanya,” kata Runjaic kepada DAZN.
Dalam sejarah pertemuan kedua tim, belum pernah Udinese melesatkan tiga gol ke gawang Milan. Runjaic mengatakan, dirinya tidak mempersoalkan besarnya skor, yang penting bisa meraih tiga poin. “Saya juga akan senang dengan hasil 1-0. Kemenangan tetaplah kemenangan. Tim ini berkembang, para pemain berkembang. Kami bermain tanpa tekanan,” katanya.
Sementara pelatih Milan Massimiliano Allegri mengakui timnya tidak cukup bagus. “Tidak ada kaitannya dengan perubahan sistem. Ini momen sulit untuk tim. Kami sudah kalah tiga kali dalam empat pertandingan terakhir dan gagal mencetak gol di empat pertandingan di paruh kedua musim. Kalau Anda ada di empat besar, melewati empat laga tanpa mencetak gol itu tidak cukup bagus,” ujar Allegri kepada DAZN.
Alegri juga mengakui rapuhnya pertahanan Milan sehingga kebobolan tiga gol oleh Udinese. “Pertahanan kami tidak rapi karena kami terlalu sembrono. Kami tiga lawan satu di gol kedua. Kami harus kembali jadi rapi dan berpikir jernih, karena kami masih punya setiap kemungkinan untuk lolos ke Liga Champions,” kata Allegri.
Kekalahan ini membuat Milan masih tertahan di peringkat ketiga klasemen Liga Italia dengan 63 poin dari 32 laga. Hanya lima poin memisahkan Milan dengan posisi di luar empat besar. Sementara Udinese ada di urutan kesepuluh dengan nilai 43.***
