Petugas gabungan memeriksa identitas warga yang tiba Terminal Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Kamis (26/3).
JEMBRANA (LB)- Pintu masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk diperketat saat arus balik Lebaran. Warga yang tidak memiliki tujuan jelas dan tidak membawa tanda identitas saat tiba di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, akan dipulangkan ke daerah asal.
Dari pantauan Kamis (26/3) siang, pergerakan penduduk pendatang (duktang) di Pelabuhan Gilimanuk relatif terkendali. Meski belum ada lonjakan drastis, petugas gabungan sudah disiagakan untuk memeriksa administrasi penduduk yang datang.
“Petugas berasal dari Dukcapil, Satpol PP, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta Linmas. Ini sebagai langkah antisipasi menjelang puncak arus balik libur Lebaran 2026,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Dukcapil Jembrana, I Komang Sujana, Kamis (26/3).
Saat ini, pemeriksaan difokuskan di pos kependudukan di Terminal Gilimanuk. Menurutnya, petugas mengedepankan verifikasi faktual. Selain diminta menunjukkan KTP, para pendatang juga diminta menunjukkan penjamin yang jelas terkait kedatangan mereka di Bali.
“Selama bisa menunjukkan bukti pendukung seperti fotokopi atau foto KTP di ponsel, memiliki NIK valid, serta ada penjamin yang jelas, masih diberikan toleransi,” ujar Sujana.
“Sebaliknya, pendatang tanpa identitas lengkap, tanpa tujuan, maupun tanpa penjamin dipastikan akan dipulangkan ke daerah asal,” imbuhnya.
Pemeriksaan identitas orang yang masuk Bali juga dilakukan saat malam hari. Pada Rabu (25/3) dini hari, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berjaga di luar Pelabuhan Gilimanuk. Kendaraan yang keluar dari pelabuhan lalu diarahkan ke Terminal Gilimanuk.
“Selamat malam Pak, boleh tunjukkan KTP-nya,” tutur anggota Satpol PP itu. Kendaraan diizinkan melintas setelah identitas sesuai dengan pengendara.
Kepala Satpol PP Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Permana, mengungkapkan personelnya turut dikerahkan untuk mengantisipasi puncak arus balik di Pelabuhan Gilimanuk. Adapun, puncak arus Bali diprediksi jatuh pada akhir pekan ini.
“Hari ini sudah dilakukan penambahan personel Satpol PP untuk mem-back up pemeriksaan identitas warga yang masuk ke Bali agar pengawasan tetap maksimal. Ada 10 personel hari ini sudah disiagakan,” ujar Eko. *
