Antonio Rudiger, Pemain Real Madrid.
MADRID – Antonio Rudiger membantah dirinya sengaja menginjak wajah Diego Rico saat Real Madrid melawan Getafe. Menurutnya sang lawan bersikap berlebihan.
Kontroversi terjadi saat Real Madrid tumbang 0-1 dari Getafe pada laga Liga Spanyol awal Maret lalu. Rudiger kala itu terekam kamera menginjak wajah Rico dengan lututnya 2 kali dalam upaya merebut bola pada menit ke-25.
Rico terlihat kesakitan memegangi wajahnya dan mendapat perawatan dari tim medis. Aksi Rudiger tak mendapat peringatan dari wasit dan Video Assistant Referee (VAR), sehingga bek Madrid itu lolos dari hukuman.
Kecaman menghampiri Rudiger atas aksi injakannya ke wajah Rico. Banyak fans menyamakan ulah bek asal Jerman itu dengan atlet tarung bebas MMA.
Rudiger pun angkat bicara soal insiden tersebut jelang laga Real Madrid kontra Manchester City, Rabu (18/3) dinihari WIB. Eks Chelsea ini mengaku tak sengaja dan balik menyerang Rico.
“Anda lihat rekaman gerakan lambatnya dan itu terlihat mengerikan, tentu saja, saya tidak akan membantah, tetapi saya tidak membunuhnya, dia tidak perlu melebih-lebihkan. Jika saya punya niatan seperti itu, dia tidak akan bangun. Saya tidak membenarkannya, tetapi dia masih bisa berlari setelah itu, bukan? Jika Anda melihat gambarnya, itu memang terlihat mengerikan,” kata Rudiger, dilansir dari Marca.
Ia menegaskan, dirinya tidak berniat mengasari Rico. “Mengapa saya tidak diusir (kartu merah)? Itu bukan niat saya. Saya suka bersikap tegas, tetapi saya memiliki batasan yang tidak saya langgar. Saya rasa orang itu lebay; dia perlu fokus. Kita tidak boleh terlalu memikirkan ini atau mengatakan seseorang ingin membunuh Anda. Kita harus menjaga semuanya tetap terkendali,” tegasnya.
Sebelumnya, aksi injakan Rudiger kepada Rico dikecam pemain Getafe lainnya, Luis Milla. Putra dari eks pelatih Timnas Indonesia Luis Milla ini heran tak ada kartu yang keluar atas pelanggaran tersebut.
“Saya tidak melihat kejadian itu (lutut Rudiger) di lapangan, tetapi ketika mereka mengatakan ‘lutut’… itu tidak masuk akal. Saya melihat kejadian itu di ruang ganti dan saya tidak ragu (itu pelanggaran keras),” kata Milla, dilansir dari Marca.***
