Muhammadiyah Harap Lebaran Kompak Dirayakan 31 Maret: Beda Pun Tak Masalah

JAKARTA (LB)- Ketua Muhammadiyah Anwar Abbas menyebut pihaknya berharap agar Idul Fitri jatuh bersamaan pada 31 Maret 2025. Namun, dia menyebut tidak masalah jika beda. 

Anwar Abbas mengatakan ada kemungkinan terjadinya perbedaan Idul Fitri. Menurutnya, itu mungkin terjadi setiap 4 tahun sekali.

“Karena memang dengan mempergunakan dua metode yang diperkenankan oleh syara’ yaitu hisab dan ru’yah ada kemungkinan dalam rentang waktu 4 tahun ada satu kali yang berbeda. Oleh karena itu jika berbeda pun waktu Idul Fitri kita, maka kita jangan sampai kelojotan gara-gara perbedaan tersebut,” jelasnya.

Dia berpendapat perbedaan yang terjadi masuk ke dalam kategori majalul ikhtilaf. Sehingga, lanjut dia, perbedaan itu dimungkinkan.

“Oleh karena itu sikap kita dalam menghadapi perbedaan tersebut bukan dengan emosi tapi dengan penuh toleransi,” tutur dia.

Dia pun berharap pemerintah tetap menghormati jika nantinya Idul Fitri jatuh pada tanggal yang berbeda. “Untuk itu dalam kasus yang seperti ini pemerintah tidak boleh berpihak tapi harus menghormatinya sesuai dengan amanat konstitusi yaitu UUD 1945 Pasal 29 ayat 2 yang berbunyi ‘Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu,” imbuhnya.

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin memprediksi Lebaran 2025 akan jatuh pada 31 Maret 2025. Pimpinan Komisi VIII DPR berharap Lebaran 2025 dapat dirayakan bersamaan pada 31 Maret 2025.

“Kita harapkan bisa kompak tanggal 31 (Maret),” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Singgih Januratmoko kepada wartawan, Selasa (25/3).

Harapan Komisi VIII DPR tersebut selaras dengan awal puasa 2025 yang dilakukan serempak pada awal bulan Maret. Komisi bidang keagamaan dan sosial ini juga berharap keputusan Kementerian Agama (Kemenag) nantinya dapat diterima semua pihak.

“Insya Allah sama (Lebarannya). Kan permulaan puasa juga sama,” ujarnya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *