Jurrien Timber, Pemain Arsenal.
LONDON – Arsenal kian dekat dengan trofi Premier League musim ini. 10 pekan tersisa, yang disebut Gary Neville bakal penuh drama, rasa sakit dan gugup.
Arsenal mampu menjaga posisinya setelah memenangi laga alot kontra Chelsea dengan skor tipis 2-1, Minggu (1/3) malam WIB. Dua gol korner dari William Saliba dan Jurrien Timber.
Kemenangan ini menjaga Arsenal lima poin di depan Manchester City, meski sudah memainkan satu laga lebih banyak. Itu artinya, Man City selalu bisa memberikan tekanan lebih besar jika memenangi satu laga simpanannya, yang akan memangkas selisih jadi dua poin.
Maka, 10 pekan tersisa akan sangat menguras emosi dan pikiran para suporter Arsenal. Penantian 20 tahun dipertaruhkan di periode akhir ini, setelah kegagalan tiga musim terakhir.
“Mereka punya kualitas, kekuatan fisik, dan pengalaman kalah tiga musim beruntun. Mereka tahu ini akan butuh kerja keras. Mereka punya 10 pekan lagi penuh rasa sakit, para penggemar Arsenal yang menyaksikan langsung ini, atau menonton di rumah kadang-kadang saat tandang. Ini tak akan nyaman, tak akan mudah pula. Bakal bikin gugup, tapi mereka harus menikmati perjalanannya, itulah sebabnya mereka di sini,” kata mantan bek Manchester United itu di Sky Sports.
Timber mengakui timnya suka gugup di menit-menit akhir laga ketika unggul. The Gunners butuh penyelamatan gemilang dari David Raya di injury time untuk memastikan kemenangan.
Sejak pergantian tahun, Arsenal sudah kebobolan gol di menit-menit akhir saat melawan Wolverhampton Wanderers, Brentford dan Manchester United di Premier League. Gol-gol tersebut menghambat laju Meriam London yang kini hanya unggul lima angka atas Manchester City itu.
“Anda merasakannya, khususnya di akhir. Kami berhenti bermain sedikit (melawan Chelsea), hal yang tidak perlu sebenarnya, apalagi unggul jumlah pemain. Itu adalah hal yang harus kami perbaiki, juga bicarakan. Itu sudah terjadi beberapa kali musim ini. Kami berusaha keras dalam pertandingan, khususnya di babak pertama, dan Anda harus unggul 1-0 atau 2-0, tapi hal-hal seperti ini terjadi, khususnya melawan tim yang bagus seperti Chelsea,” ujar Timber dilansir Sky Sports.***
