Marc Marquez, Pebalap Ducati.
MADRID – Pebalap legendaris MotoGP Jorge Lorenzo menakar peluang Marc Marquez mempertahankan titel juara dunia di musim ini. Kans Marquez tetap tinggi karena faktor motor dan sadar risiko.
Marquez jelas kembali jadi favorit di MotoGP 2026. Superstar balap motor Spanyol itu merupakan juara bertahan, yang tampil sensasional di sepanjang musim lalu.
Marquez mendominasi 17 dari 22 seri yang dia ikut dengan total 24 kemenangan. Di antaranya, 10 sapu bersih di balapan sprint maupun grand prix.
Lorenzo, yang kini menjadi pelatih Maverick Vinales di Tech3 KTM, mengatakan Marquez akan semakin sulit diadang. Desmosedici, tunggangan Ducati, tampil sebagai impresif.
“Sekarang saya ada di pihak KTM. Sayang sekali bagi kami, Ducati telah mengambil sebuah langkah yang sangat penting; apa yang tidak dapat mereka tingkatkan di 2025 mereka sudah menebusnya di 2026. Melihat motor di atas lintasan, para penunggang Ducati punya sistem suspensi belakang yang sangat bertenaga, dan motor-motornya tidak banyak melaju keluar jalur. Motornya sangat mudah dikendarai, sama sekali tidak ada sentakan,” kata Lorenzo dalam siniar Duralavita.
Lorenzo menyebut peluang Marquez untuk meraih juara sangat besar. “Marc Marquez punya 75% peluang untuk merebut titel juara dunia. Apa yang berubah dari Marc Marquez adalah dia bukan lagi pebalap superagresif, yang habis-habisan di setiap tikungan dan seperti dia akan jatuh di setiap tikungan, tidak peduli apakah dia jatuh atau terluka. Sekarang, dia menyadari risikonya, selama ini kan dia sudah banyak terluka dan dia tahu batas dirinya sendiri,” kata Lorenzo.
MotoGP 2026 akan dibuka di Sirkuit Buriram, Thailand mulai akhir bulan ini. Khusus untuk MotoGP Australia, tiddak lagi menggunakan Sirkuit Phillip Island pada 2027. Balapan akan pindah ke sirkuit jalanan di Adelaide.***
