Aksi Cristiano Ronaldo saat melawan Denmark.
LISBON – Tim Nasional Portugal melaju ke semifinal UEFA Nations League berkat dua gol yang diciptakan pada babak tambahan saat mengalahkan Denmark 5-2 dalam pertandingan leg kedua babak perempat final di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal, Senin (24/3) WIB.
Portugal memimpin 3-2 hingga bubaran waktu normal, tetapi mereka harus melanjutkan pertandingan ke babak tambahan 2×15 menit lantaran kekalahan 0-1 dari Denmark di leg pertama tiga hari yang lalu.
Bermain menyerang sejak sepak mula, Portugal sebetulnya beroleh peluang emas untuk memimpin kala pertandingan belum genap berusia tiga menit lewat hadiah tendangan penalti, tapi Cristiano Ronaldo yang maju jadi algojo mendapati eksekusi 12 pas yang ia lepaskan mampu ditebak dan digagalkan oleh kiper Kasper Schmeichel.
Portugal harus berjuang keras untuk menghapus pertanda buruk tersebut dan akhirnya bisa memimpin 1-0 pada menit ke-38 “dibantu” gol bunuh diri Joachim Anderen yang keliru mengantisipasi bola sepak pojok Bruno Fernandes.
Skor 1-0 untuk tuan rumah bertahan hingga turun minum, tetapi Denmark menyamakan kedudukan pada menit ke-56 lewat sundulan Rasmus Kristensen menyambut sepak pojok kiriman Christian Eriksen.
Ronaldo kemudian melunasi kegagalan penaltinya dengan penyelesaian klinis memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Fernandes demi membawa Portugal kembali memimpin pada menit ke-72.
Akan tetapi keunggulan Portugal hanya bertahan singkat, empat menit berselang Eriksen berdiri di posisi yang tepat demi melakukan penyelesaian mudah atas umpan matang kiriman Patrick Dorgu dan membuat skor kembali imbang 2-2 sekaligus membawa Denmark unggul secara agregat 3-2.
Francisco Trincao dan Goncalo Ramos secara bergantian sukses mengemas gol di babak tambahan untuk mengunci langkah Portugal ke babak semifinal. Portugal unggul agregat 5-3.
Khusus bagi Ronaldo, pertandingan itu menjadi ajang CR7 membungkam kritik. Di laga itu ia tampil sebagai starter. Sofascore mencatat, Ronaldo membuat 5 tembakan on target selama berada di lapangan.
Performa Ronaldo di Estadio Jose Alvalade berbanding terbalik dengan apa yang dilakukannya pada leg pertama. Ronaldo tak berkutik di markas Denmark tanpa bisa mencatatkan tembakan on target sepanjang 2×45 menit.
Kritik pun dilancarkan kepada Ronaldo sebelum laga leg kedua kontra Denmark. CR7 jengkel dengan itu dan menilai beberapa jurnalis memperlakukannya dengan tidak hormat.
“Saya merasa ada banyak hal negatif di sekitar tim nasional. Saya telah menyaksikan beberapa konferensi pers selama beberapa hari terakhir, saya tak senang dengan apa yang saya lihat. Saya tak menyukainya. Sejujurnya, beberapa pertanyaan yang Anda ajukan tak sopan. Jika Anda menginginkan jawaban dari saya, tatap mata saya saat Anda bertanya,” kata Ronaldo sebelum laga dilansir dari Dailymail.
Ronaldo pun kini menorehkan rekor baru dalam karier sepakbolanya. Kapten Timnas Portugal itu menjadi pemain dengan jumlah kemenangan internasional terbanyak.
Guinness World Record mengakui 132 kemenangan internasional yang dibuat Ronaldo bersama Timnas Portugal. Pemain klub Al Nassr itu melakukannya dalam rentang 21 tahun, yakni 20 Agustus 2003 dan 15 November 2024.
Rekor tersebut menambah pencapaian mentereng Ronaldo di panggung internasional. Dia sebelumnya memegang titel pemain dengan gol terbanyak di level tim nasional (136 gol), dan caps terbanyak (219 penampilan).***
