Pemain Arsenal saat mengalahkan Wigan Athletic.
LONDON – Arsenal pesta gol saat menjamu Wigan Athletic dalam laga Piala FA. Meriam London menang 4-0 dalam laga babak keempat Piala FA yang berlangsung di Emirates Stadium, Senin (16/2) dini hari WIB.
Tim tuan rumah tampil dominan sepanjang 2×45 menit. Arsenal mencatatkan 17 shots (6 on target) dan 79 persen penguasaan bola, unggul jauh ketimbang Wigan yang bikin 2 tembakan (2 on target) dan 21 persen ball possession.
Arsenal membuka keunggulan 11 menit pertandingan berjalan. Noni Madueke mencatatkan nama di papan skor.
Madueke menerima umpan terobosan dari Eberechi Eze sebelum menaklukkan kiper Wigan Sam Tickle dengan tembakannya. Arsenal memimpin 1-0.
Arsenal menggandakan keunggulan memasuki menit ke-18. Kali ini Gabriel Martinelli yang berhasil menggetarkan jala Wigan.
Eberechi Eze kembali menorehkan assist untuk gol kedua Arsenal yang dicetak Martinelli. Skor berubah 2-0 untuk Arsenal.
Tim tuan rumah menambah gol di menit ke-23. Bek Wigan Jack Hunt mencetak own goal setelah salah mengantisipasi bola muntah dari Gabriel Jesus di depan gawang. Arsenal menjauh 3-0.
Arsenal mencetak gol keeempatnya ke gawang Wigan di menit ke-27. Kali ini giliran Gabriel Jesus yang menorehkan nama di papan skor.
Jesus menerima umpan dari Christian Norgard sebelum mencungkil bola masuk melewati jangkauan kiper Sam Tickle.
Arsenal mengendurkan serangan di babak kedua. Tidak ada gol tambahan tercipta selepas turun minum. Laga tuntas 4-0 untuk kemenangan Meriam London.
Manajer Mikel Arteta mencoba sejumlah hal di laga itu. Ini jadi kesempatannya untuk menambah opsi taktik. Rotasi dilakukan Arteta, misalnya Gabriel Jesus, Eberechi Eze, Christian Norgaard dan Gabriel Martinelli jadi starter.
Dalam kesempatan ini pula Arsenal melakukan sejumlah utak-atik taktik. Misalnya, Saka bermain sentral di belakang Jesus sebagai ujung tombak.
“Itu adalah sesuatu yang jadi sebuah kemungkinan dan saya memang sudah ingin mencobanya, dan kami mungkin memakainya ke depan. Masih ada begitu banyak pertandingan, kompetisi, dan skenario berbeda untuk dihadapi musim ini dan itu adalah sebuah kemungkinan yang kami punya,” kata Arteta soal Saka di situs klub.
Hal lain yang dicoba Arteta adalah memainkan Jesus bersama dengan Viktor Gyokeres, yang masuk menggantikan Saka. Eze juga bermain lebih dalam bersama dengan Norgaard. “Sangat bagus ya. Kami punya kesempatan untuk mencoba berbagai hal dan koneksi berbeda. Dari sini ke akhir musim, saya yakin kami akan memakainya,” tambah Arteta terkait Jesus dan Gyokeres di BBC.***
