Menjaga Toleransi di Kelenteng Fuk Ling Miao Yogyakarta

Bersih-bersih klenteng di Kota Yogyakarta, Kamis (12/2).

YOGYAKARTA (LB)- Menjelang Hari Raya Imlek, Kelenteng Fuk Ling Miao yang berada di simpang Gondomanan, Kota Yogyakarta, nampak sibuk sejak pagi hari. Puluhan warga berkumpul untuk membersihkan halaman hingga bagian dalam bangunan, termasuk memandikan patung-patung dewa menggunakan kuas dan air bunga.

“Kalau kita selain fokus untuk kebersihan lingkungan, kita juga menjaga toleransi karena pada dasarnya semua orang adalah saudara dalam kemanusiaan,” ujar koordinator aksi, Swastika Tri Purwanto, di sela kegiatan bersih-bersih, Kamis (12/2).

Tri menyampaikan, aksi ini melibatkan relawan dari berbagai latar belakang agama di Yogyakarta yang tergabung dalam komunitas SatSet.

Kegiatan serupa juga rutin dilakukan saat menjelang hari besar keagamaan lainnya, seperti pembersihan gereja sebelum Natal, hingga pura dan masjid sebagai wujud nyata persaudaraan.

“Kita juga merawat bumi ini supaya tidak hanya dari lingkungan tapi dari hubungan antarmanusia juga kita upayakan terus-menerus supaya toleransi itu tidak hanya sekadar jargon tapi kita buktikan dalam tindakan nyata,” ucap Tri.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari warga Tionghoa yang berkunjung, salah satunya Handy, warga asal Tegal yang sedang berada di Yogyakarta. Bagi Handy, aksi pembersihan klenteng sebelum tahun baru imlek memiliki makna filosofis yang mendalam, bukan sekadar urusan fisik bangunan semata.

“Karena membersihkan ini sebetulnya ada maknanya bahwa kita membersihkan hati kita, membersihkan perilaku kita yang di tahun yang lalu yang sempat kita melakukan kesalahan atau kita melakukan kekeliruan,” kata Handy.

Ia berharap momentum pergantian tahun ini membawa kebaikan bagi semua orang dalam hal karier maupun rezeki. Menghadapi Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, suasana di Kelenteng Fuk Ling Miao kini semakin siap menyambut umat yang akan bersembahyang dengan kondisi yang lebih bersih dan asri. “Semoga bisa jauh lebih baik lagi karier kita, usaha kita, rejeki kita, semuanya bisa dimudahkan, diberikan kelancaran,” pungkas Handy. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *