Menag Nasaruddin Umar, Helga Abraham, Abraham Rudy, Johny Situwanda, Handi Gunawan berfoto bersama anak yatim.
JAKARTA (LB)—ACYA (Asian Chinese Youth Association) menyelenggarakan Santunan Anak Yatim dengan mengangkat tema “Indahnya Peduli, Nikmatnya Berbagi” di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (22/3/2025).
Pemberian santunan dalam rangka merayakan keberagaman dan memperkuat toleransi dibulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hijriah. Dimana setiap anak yatim menerima bantuan sebesar Rp.500.000.

Terselenggaranya acara ini berkat dukungan dari Dewan Penyantun PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia) Abraham Rudy, Perwanti (Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia), IPTI (Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia), Ikoci (Ikatan Koko Cici Indonesia), dan Manajemen Masjid Istiqlal.
Turut hadir dalam acara ini, Dewan Penyantun PSMTI Abraham Rudy Hartono, Dewan Kehormatan PSMTI Pusat Lisanti Jusuf, Wakil Ketua Umum Dept. Organisasi Johnny Situwanda, Ketua PSMTI Kota DKI Jakarta Pusat Handi Gunawan, beserta jajaran pengurus PSMTI, PERWANTI, IPTI dan IKOCI lainnya.

Sementara dari Manajemen Masjid Istiqlal Dr. N. E. Fatimah Azzahra, Kepala Sekretariat dan Humas Mesjid Istiqlal, Staf Ahli Menang Gugun Ginanjar, H. Abu Hurairah Abd. Salam, Lc, MA, Kabid Sosial dan Pemberdayaan Umat serta Ketua Panitia Amaliyah Ramadhan Istiqlal.
Menteri Agama Nasaruddin Umar yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal mengapresiasi peran organisasi pemuda ACYA dalam merawat toleransi dan menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia, dengan memberikan kebahagiaan kepada para anak yatim piatu dimoment bulan Ramadhan ini.
Menag Nasaruddin juga menegaskan, bahwa wujud toleransi dan kerukunan itu contoh kecil dari sejarah panjang suku Tionghoa Indonesia dengan Masjid Istiqlal. Dimana peran menonjol suku Tionghoa saat awal Pembangunan Mesjid Istiqlal. “Bendahara Pembangunan masjid adalah orang Tionghoa” kata Nasaruddin.

“Bila Konfusianisme, ajaran moral dan etika yang mengajarkan tata-krama, cinta kasih, dan kepemimpinan yang bijaksana dikolaborasikan dengan ajaran Islam di Indonesia, hasilnya akan dahyat,” ungkap Menag Nasarudin Umar.
Ia pun berharap momen kebersamaan terus diadakan, dan sekaligus memberikan informasi bahwa saat ini sudah ada Kursus bahasa Mandarin gratis.
Selain belajar bahasa Mandarin secara gratis, ada juga kursus bahasa, Belajar bahasa Inggris, Prancis, bahasa Arab dan pelajaran Al Quran.

Presiden ACYA Helga Abraham, menyampaikan bahwa kerjasama dengan masjid Istiqlal bukan hari ini saja atau dibulan Ramadhan saja, ke depan pihaknya akan mengirimkan tenaga ahli untuk mengajarkan bahasa Mandarin dan silat Shaolin bagi pelajar dan santri di masjid Istiqlal untuk mengisi kegiatan ekstrakurikuler.
“Jadi kita akan kerja sama terus dengan program-program Masjid Istiqlal untuk terus mendidik anak-anak agar bisa berbahasa Mandarin. Selain itu program bela diri, dan yang kami tawarkan adalah Shaolin,” ungkap Helga.

Lebih lanjut, Helga Abraham mengatakan pihaknya ingin mengajak generasi muda Indonesia terutama santri yatim piatu mesjid Istiqlal untuk mengejar mimpinya bersama ACYA menggapai dunia yang lebih baik.
Dewan Penyantun PSMTI Abraham Rudy usai acara menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama Nasaruddin Umar, di tengah kesibukannya turut serta dalam acara santunan oleh ACYA organisasi yang dibentuk untuk menghimpun pemuda-pemudi keturunan Tionghoa dari berbagai kalangan di Indonesia dan Asia. bam
