Pemain Atalanta saat mengalahkan Juventus.
TURIN – Juventus tersingkir dari Coppa Italia usai kalah di kandang Atalanta. La Dea menang meyakinkan 3-0 pada babak perempatfinal di Stadion Gewiss, Bergamo, Jumat (6/2) dinihari WIB.
Pada pertandingan ini Atalanta meraih kemenangan atas Juventus berkat gol dari Gianluca Scamacca, Kamaldeen Sulemana dan Mario Pasalic.
Kemenangan ini membuat Atalanta memastikan satu tempat di semifinal Piala Italia yang rencananya berlangsung dua leg pada awal Maret dan akhir April mendatang.
Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino menyebut laga ini begitu ajaib. Sang pelatih sangat menikmati permainan terbuka yang diperagakan kedua tim. Atmosfer stadion di Bergamo terasa begitu spesial bagi tuan rumah. Mereka sukses membalas kekalahan final pada edisi 2021 dan 2024 lalu.
“Itu benar, saya tidak bisa menyangkalnya. Saya sangat senang, saya berterima kasih kepada para pemain, klub dan semua penggemar kami yang fantastis, kami persembahkan kemenangan ini untuk mereka karena stadion bagaikan kawah candradimuka yang menginspirasi kami,” kata Palladino kepada Sport Mediaset.
Soliditas pertahanan juga menjadi kunci kemenangan besar La Dea. “Kami tampil klinis saat dibutuhkan, bertahan dengan solid saat kami harus melakukan itu juga. Saya terkesan dengan kekuatan dan kualitas Juve, menghadapi salah satu pelatih terbaik di Italia dalam diri Luciano Spalletti,” tegas Palladino.’
Sementara Spalletti menilai Juventus banyak bikin banyak kesalahan. “Kami membuat pilihan yang salah ketika keadaan menjadi sulit. Ada saat-saat di mana bola bergerak ke sana kemari dan sebagian besar hanya tentang statistik. Kami membuat pilihan yang salah, mereka membuat pilihan yang tepat,” ujar Spalletti dikutip dari Football Italia.***
