Pemain Liverpool saat mengalahkan Qarabag.
LIVERPOOL – Liverpool menang besar atas Qarabag dengan skor 6-0 pada laga terakhir fase penyisihan Liga Champions di Anfield, Kamis (29/1) dini hari WIB. Si Merah menempati uruan ketiga dengan 18 poin dan melaju ke Babak 16 Besar.
Di laga itu Liverpool menurunkan trio Mohamed Salah, Florian Wirtz dan Hugo Ekitike di lini serang. Baru tiga menit, Liverpool sudah kehilangan Jeremie Frimpong yang cedera. Liverpool memecah kebuntuan pada menit ke-15 lewat Alexis Mac Allister. Enam menit berselang, Wirtz menggandakan keunggulan Liverpool.
Lima menit babak kedua berjalan, Salah mencatatkan namanya di papan skor. Setelahnya Ekitike membuat gol keempat Liverpool. Lalu Mac Allister membuat gol keduanya. Federico Chiesa menutup kemenangan besar Liverpool pada masa injury time.
Meski menang telak, manajer Liverpool Arne Slot justru menyoroti sisi lain. Ia mengaku khawatir dengan padatnya jadwal pertandingan yang berdampak pada kondisi fisik para pemain.
“Hasil yang bagus dan performa yang baik, tapi jadwal pertandingan ganda seperti ini sangat berat bagi pemain, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa bermain dengan intensitas tinggi secara beruntun,” ujar Slot kepada TNT Sports.
Kekhawatiran Slot bukan tanpa alasan. Liverpool harus kehilangan Frimpong. “Kalau seorang pemain harus langsung keluar lapangan seperti itu, biasanya itu pertanda cedera yang tidak ringan. Kami harus menunggu beberapa hari ke depan untuk memastikan kondisinya,” kata Slot.
Ini merupakan kemenangan terbesar Liverpool di Liga Champions setelah terakhir menang 7-1 di kandang Rangers tiga musim lalu.
Selain Mac Allister, pemain Liverpool pantas jadi bintang yakni Virgil van Dijk. Van Dijk memang tidak bikin gol. Tapi, tiga assist cukup mengantarkan pemain asal Belanda itu masuk buku rekor Liga Champions. Gol pertama yang dicetak Mac Allister berasal dari sundulan Van Dijk. Lalu, gol keempat berasal dari umpan lambung Van Dijk ke Ekitike. Assist ketiga Van Dijk untuk gol keenam yang dibuat Chiesa.***
