Chelsea Kesulitan Hadapi Tim yang Defensif

Moises Caicedo, Pemain Chelsea.

LONDON – Chelsea hanya memetik kemenangan tipis atas klub asal Siprus, Pafos, dalam lanjutan Liga Champions. Tapi Si Biru kesulitan menghadapi tim yang bermain defensif.

Bertanding di Stamford Bridge, Kamis (22/1) dini hari WIB, Chelsea memetik kemenangan 1-0. Gol kemenangan Chelsea tercipta via tendangan Moises Caicedo pada menit ke-77.

Chelsea mendominasi pertandingan dengan torehan 69 persen penguasaan bola. Tim asal London Barat itu melakukan 20 tembakan.

Sementara itu, Pafos cuma bisa melakukan lima tembakan di sepanjang pertandingan melawan Chelsea. Pafos sukses memblok delapan tembakan Chelsea, dan 27 kali melakukan sapuan.

Susahnya membongkar pertahanan Pafos diakui oleh Caicedo. Dia senang bisa membawa Chelsea memenangi pertandingan. “Sangat sulit, tapi kami memegang kendali pertandingan dengan sangat baik dan itulah apa yang penting untuk kami karena di setiap momen kami akan mencetak gol lebih banyak lagi,” kata Caicedo di BBC.

Caicedo disebut sebagai pemimpin di Chelsea. Dia menunjukkan diri sebagai komandan dengan aksi-aksi di lapangan.

“Ada banyak orang bilang pada saya bahwa saya seorang pemimpin. Saya tak banyak berbicara di ruang ganti, tapi saya lebih suka untuk menunjukkannya di atas lapangan dan di saat latihan,” kata Caicedo di TNT Sports.

Kesan mengenai Caicedo diungkapkan oleh pemain belakang Chelsea, Wesley Fofana. Pemain asal Prancis itu senang Caicedo bisa mencetak gol saat Chelsea menaklukkan Pafos.

“Semua orang tahu dia luar biasa. Dia banyak membantu tim saat tak menguasai bola, tapi juga saat menguasai bola. Kita melihat dia mencetak gol dengan sundulan yang bagus, dia bukan yang paling tinggi, tapi dia mencetak gol dan kami sangat senang. Moises luar biasa,” kata Fofana.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *