Dishub Kembali Hentikan Layanan Penyeberangan ke Kepulauan Seribu

Kapal cepat milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang melayani penyeberangan ke Kepulauan Seribu terparkir di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

JAKARTA (LB)- Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta kembali menghentikan sementara layanan kapal cepat untuk penyeberangan dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, ke sejumlah pulau di Kepulauan Seribu pada Rabu (14/1).

“Layanan penyeberangan masih belum berjalan hari ini,” kata Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan (UPAP) Dishub DKI Jakarta, Muhamad Wildan Anwar di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan sejak Rabu pagi, cuaca masih belum kondusif untuk melakukan pelayaran ke Kepulauan Seribu.

Pihaknya juga belum mengantongi izin berlayar dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Muara Angke karena cuaca buruk dan pertimbangan keselamatan pelayaran.

“Kewenangan pelayaran ada di KSOP, Dishub hanya operator,” ujar Wildan.

Sebelumnya, Dishub DKI Jakarta telah menghentikan sementara operasional kapal cepat dari Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, ke sejumlah pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu sejak Senin (12/1).

Kebijakan itu diambil melihat kondisi cuaca buruk yang ditandai dengan curah hujan tinggi serta gelombang laut yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.

Menurut Wildan, keputusan tersebut mengacu pada data cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta belum diterbitkannya izin berlayar oleh KSOP Muara Angke.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama,” tegas Wildan.

Dia pun merinci empat lintasan utama kapal cepat Dishub DKI Jakarta yang sementara tidak beroperasi.

Pertama, lintasan Muara Angke-Pulau Untung Jawa-Pulau Lancang-Pulau Payung-Pulau Tidung.

Kedua, lintasan Muara Angke-Pulau Untung Jawa-Pulau Pari-Pulau Panggang-Pulau Pramuka.

Ketiga, lintasan Muara Angke-Pulau Pari-Pulau Pramuka-Pulau Kelapa.

Keempat, lintasan Muara Angke-Pulau Kelapa-Pulau Sabira. “Kami melakukan koordinasi intensif dengan KSOP Muara Angke terkait perkembangan cuaca dan keselamatan pelayaran. Operasional kapal akan dibuka kembali setelah izin berlayar diterbitkan dan kondisi cuaca dinyatakan aman,” pungkas Wildan. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *