Aksi Benjamin Sesko saat melawan Burnley.
BURNLEY – Benjamin Sesko unjuk gigi dengan mencetak dua gol saat Manchester United (MU) bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Burnley, di Turf Moor, Kamis (8/1) dini hari WIB.
Di laga itu MU sempat tertinggal lebih dulu melalui gol bunuh diri bek muda, Ayden Heaven di menit ke-13, sebelum berbalik unggul lewat dua gol Sesko pada menit ke-50 dan 60. Namun, Burnley mampu bangkit dan mencetak gol penyeimbang lewat Jaidon Anthony pada menit ke-66.
Khusus bagi Sesko yang jadi starter, dua golnya merupakan sesuatu yang tidak pernah dilakukannya bersama Ruben Amorim.
Kini Sesko langsung bikin jumlah gol yang sama dengan 17 partai sebelumnya, hanya dalam satu match. Sepanjang laga, Sesko bikin delapan shot dari total 13 kali sentuhan di kotak penalti, tujuh di antaranya on goal.
“Saya turut senang melihatnya. Saya bicara dengannya kemarin dan menunjukkan video soal pergerakan serta gol-golnya, memberi tahu dia bagaimana gol itu tercipta. Dia hanya perlu terus yakin dan para pemain harus memberikan servis lebih untuknya. Dia melakukannya malam ini dan mencetak dua gol bagus. Malam luar biasa untuk Ben,” ujar manajer interim MU, Darren Fletcher, di BBC Sport.
Menurut Fletcher, Sesko memiliki kapasitas yang memadai untuk menjadi striker andal. “Dia punya kesempatan lain dari sundulan dan tembakan. Tim kecewa cuma dapat satu poin, tapi dari sisi personal, semoga dia makin oke,” ujarnya.
Hanya saja, Fletcher kecewa berat karena timnya gagal menang. Apalagi Bruno Fernandes dan kolega menciptakan cukup banyak peluang, termasuk dua kans yang dihalau di depan gawang dan satu peluang membentur mistar gawang.
“Kecewa kami tidak menang. Yang kami lakukan untuk menang sudah lebih dari cukup dalam hal peluang, tembakan, dua peluang disapu di garis gawang. Tentu saja (jadi lebih menjengkelkan karena sempat unggul). Ketika Anda unggul 2-1, Anda ingin menghabisi lawan dan mencoba mencetak gol lagi. Tertinggal 0-1 di babak pertama melawan dan kemudian menunjukkan karakter itu di babak kedua untuk unggul 2-1 tapi kemudian kebobolan dan tidak bisa mencetak gol ketiga dan menang 3-2, itulah kekecewaannya,” ujar Fletcher kepada Sky Sports.***
