Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
BANDUNG (LB)- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memutuskan, menutup sementara Hutan Kota Babakan Siliwangi (Baksil) dan Alun-alun Bandung. Langkah itu, diambil setelah ditemukan ketidaksesuaian antara kapasitas fasilitas publik dan jumlah pengunjung yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
Orang nomor satu di Kota Bandung itu pun meminta maaf kepada wisatawan, dan warga Kota Bandung terkait kondisi Baksil dan Alun-alun Bandung. Promosi kedua fasilitas publik tersebut, diakui ia lebih menarik dibandingkan dengan kondisi kenyataannya.
“Baksil sama Alun-alun Bandung, saya harus minta maaf. Karena Baksil sama Alun-alun Bandung itu promosinya lebih bagus daripada kenyataannya. Itu harus kita akui,” kata Farhan pada Rabu (7/1).
Ia menegaskan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung sebagai penanggung jawab fasilitas sudah ditegur dan dievaluasi secara menyeluruh. “Mereka berani-beraninya membuka dan mempromosikan, padahal kapasitasnya belum 100 persen,” ucapnya.
Keputusan menutup sementara Baksil dan Alun-alun Bandung, dikemukakan Farhan bertujuan untuk melakukan perbaikan fasilitas publik agar lebih aman bagi pengunjung. Ia menjelaskan, prinsip yang selalu ia pegang yakni kapasitas fasilitas publik harus 110 persen dari potensi pengunjung.
“Kalau misalkan potensi yang datang 10 ribu orang, maka kapasitasnya harus bisa menampung 11 ribu orang. Sekarang sebaliknya, kapasitas cuma 65 persen yang datang 100 persen. Terjadilah kecelakaan-kecelakaan yang tidak perlu,” ujar dia.
Ia menambahkan, perbaikan fasilitas akan menggunakan anggaran daerah dengan memperhatikan masa pemeliharaan proyek dan kontraktual kontraktor. “Semua masih dalam masa serah terima, belum serah terima masih masa pemeliharaan. Kita lihat kontraktualnya. Kalau memang masih bisa diperbaiki, kita perbaiki,” jelasnya.
Meskipun fasilitas ditutup sementara, Farhan berharap pengunjung memahami langkah ini sebagai upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan warga dan wisatawan. “Sekarang bukan pesan, tetapi permohonan maaf bahwa dua tempat itu untuk sementara ini kita tutup dulu untuk perbaikan ulang,” ujar dia. Ia menambahkan, penutupan sementara kedua lokasi tersebut diperkirakan berlangsung selama beberapa minggu ke depan hingga perbaikan fasilitas selesai. Sehingga Baksil dan Alun-alun Bandung, bisa kembali dibuka dengan kapasitas yang aman dan memadai bagi pengunjung. *
