Alejandro Garnacho, Pemain Chelsea.
LONDON – Alejandro Garnacho tampaknya sudah tak tertarik lagi membicarakan Manchester United (MU). Sang winger menjawab dingin ketika ditanya hal tersebut.
Chelsea membeli Alejandro Garnacho dari Manchester United pada musim panas 2025. Garnacho sudah terpinggirkan di era manajer Ruben Amorim di Old Trafford.
Jelang laga Liga Champions Atalanta vs Chelsea pada Rabu (10/12) dini hari WIB, Garnacho kembali ditanya soal masa-masa akhirnya di Manchester United. Apa ada penyesalan dirinya meninggalkan MU? “Tidak,” jawabnya dilansir dari BBC.
Lalu apakah dirinya sedih meninggalkan Manchester United? “Tidak,” kembali dirinya menjawab dengan dingin.
Chelsea membeli Garnacho seharga 46 juta Euro atau setara Rp893 miliar. Pemain berusia 21 tahun itu dikontrak jangka panjang, sampai musim panas 2032. Garnacho total sudah mengemas 14 penampilan bersama The Blues di seluruh kompetisi. Dua gol dan dua assist dikemasnya.
Pada November lalu, Garnacho mengaku tidak mau ngomong yang buruk-buruk soal Setan Merah. “Semua yang berlalu biarkan berlalu. Mari menuju ke depan,” ujarnya.
Hanya Garnacho pernah mengungkapkan kekecewaannya saat dipaksa latihan sendiri di MU. Baginya momen tersebut adalah yang terburuk baginya.
“Saya rasa saat itu adalah momen yang sulit, hanya berlatih sendirian. Namun saya tidak punya hal buruk untuk dikatakan tentang klub lama saya, Manchester United,” kata Garnacho, dilansir dari Daily Mail beberapa waktu lalu.
Selain Garnacho, Antony juga pernah merasakan hal serupa di MU. Antony dijual MU ke klub Spanyol, Real Betis, sebesar 22 juta Euro. Winger asal Brasil itu mengaku dipisahkan dari tim inti bersama dengan Garnacho, Marcus Rashford, Tyrell Malacia dan Jadon Sancho.***
