AC Milan Menang Karena Pantang Menyerah

Pemain AC Milan melakukan selebrasi usai Christian Pulisic mencetak gol ke gawang Torino.

TURIN – AC Milan kembali ke puncak klasemen Liga Italia usai menaklukkan Torino dengan skor 3-2 pada pekan ke-14 Liga Italia di Stadion Olimpico di Torino, Turin, Senin (8/12) malam WIB.

Kemenangan AC Milan hadir berkat gol yang dicetak oleh Adrien Rabiot dan Christian Pulisic (2), sedangkan Torino sempat unggul terlebih dahulu melalui Nikola Vlasic (penalti) serta Duvan Zapata.

Kemenangan ini membuat AC Milan berada di peringkat pertama klasemen sementara Liga Italia dengan 31 poin dari 14 pertandingan, unggul selisih gol atas Napoli di posisi kedua.

Sebaliknya Torino turun ke posisi 16 klasemen sementara Liga Italia dengan 14 poin dari 14 pertandingan, hanya unggul empat poin dari zona degradasi.

Laga ini jadi ajang Milan menunjukkan semangat pantang menyerahnya. Dan yang menarik, Pulisic yang baru masuk pada babak kedua  justru tampil sebagai pahlawan.

“Torino menunggu kami di babak pertama dan kami terkecoh karena teperdaya, karena alih-alih mengalirkan bola melebar, kami justru terjebak di tengah. Lalu ada penalti dan serangan balik, tapi kami harus memuji tim ini karena mereka tidak menyerah. Kami juga harus berterima kasih kepada staf pelatih dan dokter, karena bisa mengembalikan Pulisic. Dia sempat sakit beberapa hari lalu, tapi dia sangat membantu kami. Semangat dari seluruh tim sekali lagi membuktikan mereka tidak menyerah,” kata asisten pelatih Milan Marco Laducci kepada Sky Sport Italia.

Landucci memang mendampingi pemain dari pinggir lapangan. Pelatih Massimiliano Allegri harus menonton dari tribun karena larangan bermain di pinggir lapangan akibat perbedaan pendapat, menyusul pertengkaran sengitnya dengan staf dan wasit Lazio pekan lalu.

Anehnya, Landucci kini telah memenangkan keempat pertandingannya saat menggantikan Allegri musim ini. “Saya mempertaruhkan rekor saya  di laga ini. Senang pelatih ada di sini, karena saya agak mual,” canda Landucci.

Ia  juga mengomentari jalannya laga. “Kami memang mengubah beberapa hal, tetapi gol Rabiot memberi kami keyakinan. Kami memiliki Christopher Nkunku sebagai penyerang tengah, dengan Rabiot dan Ruben Loftus-Cheek di belakangnya, jauh lebih seimbang, menyerang, mengalirkan bola dengan lebih baik, dan membalikkan keadaan untuk meraih kemenangan yang sangat penting,” tuturnya.

Ia juga memuji performa Pulisic. “Pulisic adalah pemain hebat, Anda bisa melihat dia sangat tenang di ruang ganti, tetapi di lapangan dia memiliki tekad yang kuat, dia ingin mencetak gol dan dia mematikan di posisi tersebut. Dia melepaskan dua tembakan dan mencetak dua gol, Anda tidak bisa meminta lebih dari itu.” Ujarnya.

Lebih jauh Landucci mengatakan selama beberapa hari terakhir bahwa Loftus-Cheek memiliki potensi lebih besar daripada yang disadarinya dan perlu memercayai kemampuannya sendiri.

“Saya setuju, penampilannya luar biasa di laga ini, dia memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi pemain hebat. Dia sempat terhambat cedera, tetapi dia memiliki teknik, kekuatan, dan semua yang dibutuhkan, dan saya pikir dia membuktikannya malam ini, terutama di babak kedua,” kata Landucci.

Pulisic sebenarnya nyaris absen di laga itu.
Ia memang tidak fit karena mengalami demam sehari sebelum pertandingan.  Pulisic pun sanat senang dengan performanya di laga ini. “Saya tidak bisa berbuat apa-apa dua hari lalu.  Jelang laga saya sudah baikan. Saya sangat senang bisa membantu tim di babak kedua,”  kata Pulisic seperti dikutip DAZN.

Sementara pelatih Torino, Marco Baroni, mengaku kecewa dengan hasil ini, karena timnya sudah memberikan perlawanan yang berarti. “Laga sebenarnya imbang dan kami punya sejumlah peluang. Kami mestinya bisa mendapatkan hasil lebih. Tapi beginilah sepak bola, semua bisa terjadi.  Terus terang ada kekecewaan. Saya akan melakukan evaluasi dan fokus ke laga-laga selanjutnya,” ujar Baroni kepada Sky Sport Italia

Ada kejutan ketika daftar skuad resmi dirilis, karena  Giovanni Simeone dan Alberto Paleari tidak ada dalam daftar yang dirilis sebelumnya, tetapi mereka masuk dalam daftar pemain cadangan malam ini.

“Simeone meminta saya bersama Paleari, jadi mereka ada di bangku cadangan, tetapi tidak tersedia untuk bermain. Senang sekali mereka meminta itu, ini pertanda baik yang mereka kirimkan kepada seluruh tim. Saya merasa sangat percaya diri. Kami harus bermain di level maksimal, baik secara individu maupun sebagai tim,” kata Baroni.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *