Laga Real Madrid kontra Celta Vigo.
MADRID – Real Madrid harus mengakui kehebatan Celta Vigo dengan skor 0-2 pada pekan ke-15 Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Senin (9/12) dinihari WIB.
Real Madrid kebobolan dua gol Williot Swedberg pada menit 54 dan 90+3. Real Madrid juga harus mengakhiri pertandingan sembilan orang setelah dua pemainnya yakni Fran Garcia dan Alvaro Carreras diganjar kartu merah.
Kekalahan ini membuat Real Madrid berjarak empat poin dari Barcelona di posisi pertama. Di sisi lain, kemenangan membuat Celta Vigo naik ke peringkat 10 klasemen.
Pelatih Real Madrid Xabi Alonso mengatakan jika timnya membutuhkan waktu untuk memulihkan mental. “Kami semua marah, tentu saja. Ini bukan pertandingan atau hasil yang kami inginkan. Sejak awal, cedera Eder Militão telah menyakiti kami. Butuh waktu bagi kami untuk pulih secara mental. Kemudian kami melakukan beberapa penyesuaian, tetapi ini bukanlah pertandingan yang kami inginkan,” kata Xabi Alonso, dikutip dari laman resmi klub.
Alonso meminta anak-anak asuhnya untuk bangkit ketika melakoni pertandingan Liga Champions. “Kami akan menghadapi pertandingan Liga Champions melawan (Manchester) City untuk bereaksi dan menghilangkan rasa tidak enak ini dari mulut kami,” tegas Alonso.
Sang pelatih juga meluapkan emosinya kepada Fran Garcia yang mendapat dua kartu kuning dalam semenit. Dalam keadaan tertinggal satu gol, situasi menjadi makin runyam bagi tuan rumah setelah Garcia mendapat dua kartu kuning pada menit ke-63 dan 64. Hukuman pertama didapat usai mendorong Miguel Roman yang sedang melakukan transisi cepat ke arah gawang Madrid.
Kesalahan kedua dinilai lebih gegabah karena tangan Garcia mengenai wajah (Williot) Swedberg dalam situasi yang tak begitu berbahaya saat sudah telat merebut bola. Padahal permainan belum lama bergulir sejak pelanggaran pertamanya.
Begitu wasit mengeluarkan kartu kuning kedua lalu kartu merah, Garcia tampak tak banyak protes dan langsung berjalan keluar lapangan. Namun tak jauh dari sana terlihat Alonso mengucapkan kata-kata padanya dengan ekspresi kesal.
“Fran, no me jodas,” ujar Alonso kepada Garcia seperti diberitakan Marca, yang kira-kira artinya, “Fran, jangan macam-macam denganku.”
Dalam situasi 10 vs 11, Madrid tak mampu mencetak gol pengimbang. Selepas Alvaro Carreras mendapat kartu merah di injury time babak kedua karena menghina wasit, Kylian Mbappe dan kolega langsung kebobolan lagi lewat Swedberg..
Alonso sendiri sempat dikartu kuning pada menit ke-78. Ia dihukum karena protes keras di pinggir lapangan.
Kekalahan ini juga membuat runyam eksistensi Alonso di Madrid. Ia hanya mengatakan, perdebatan selalu ada di tubuh klub sebesar Real Madrid. Saat dirinya membela Real Madrid pada 2009-2013, perdebatan antara pemain dan pelatih juga ada.
“Ini (pelatih Real Madrid) pekerjaan yang menuntut, tetapi saya jelas bukan pelatih pertama yang menghadapi situasi seperti ini. Pelatih-pelatih seperti Carlo Ancelotti, Jose Mourinho atau Manuel Pellegrini pernah mengalami masalah serupa,” kata Xabi Alonso.
