Pemain Manchester City saat menang atas Fulham.
LONDON – Manchester City menang dramatis atas tuan rumah Fulham pada pekan ke-14 Liga Inggris 2025/2026. Bermain di Craven Cottage, London, Rabu (3/12) dini hari WIB, The Citizens dengan skor 5-4.
City sempat nyaman memimpin 3-1 di babak pertama. Gol dari Erling Haaland, Tijjani Reijnders dan Phil Foden, cuma dibalas sekali tuan rumah lewat Emile Smith Rowe.
Di babak kedua, City sempat menambah dua gol lagi lewat Foden dan bunuh diri Sander Berge. Skor 5-1 itu kemudian bisa dikejar Fulham, yang bikin tiga gol beruntun lewat Alex Iwobi dan brace Samuel Chukwueza.
Kemenangan membuat Manchester City masih di peringkat dua klasemen Liga Inggris dengan 28 poin. Sementara Fulham masih di peringkat ke-15 dengan 17 poin dari 14 laga.
Ini menjadi kali pertama Man City kebobolan 4 gol dalam laga Liga Inggris sejak 1957. Majaer Pep Guardiola pun tak menampik performa luar biasa Fulham menghadapi timnya. Baginya hal-hal seperti itu bisa terjadi di Liga Inggris.
“Apa yang bisa Anda katakan? Hanya di Liga Inggris hal seperti ini bisa terjadi. Kami bermain bagus di babak pertama meskipun kebobolan di akhir. Babak kedua kami memulai dengan baik, tetapi setelah 5-2 kami sedikit menurun. Semua golnya sama, kami lengah di tepi kotak penalti, bertahan dengan cemas. Mereka memiliki tim yang fantastis, para pemain yang bermain sejak awal dan masuk dari bangku cadangan. Kami menghadapi mereka, pertandingan penting. Kami meraih tiga poin dan terus melaju,” kata Guardiola usai pertandingan, dilansir dari BBC.
Khusus bagi Haaland, tambahan satu gol itu membuatnya sudah membukukan 100 gol di Premier League. Dia menjadi pemain ke-35 yang mampu mencapai catatan itu. Hebatnya lagi, Haaland membuat 100 gol dalam jumlah 111 laga.
Pemain asal Norwegia itu lebih cepat dari legenda sepakbola Inggris, Alan Shearer, yang ketika itu membuat 100 gol dalam 124 laga. “Ini sangat hebat dan saya sangat bangga. Tentu saja ini hal yang luar biasa, 100 gol di klub adalah hal yang menyenangkan dan saya senang. Saya tahu tentang itu, itulah yang saya coba lakukan. Saya mencoba membantu tim mencetak gol, itu tugas saya,” urainya kepada Sky Sports.
Hanya Haaland, memilih fokus ke penampilan tim terlebih dahulu. “Arsenal datang ke sini (markas Fulham) dan menang. Fulham adalah tim yang hebat, tetapi kami tidak boleh terlalu memikirkan Arsenal. Kami harus fokus pada diri kami sendiri, hari ini tidak cukup bagus dan kami tahu itu. Kami perlu meningkatkan diri sebagai tim dan itulah yang akan kami lakukan,” kata Haaland.
Media Inggris, Talksport, yang melakukan simulasi dengan artificial intelligent mengenai peluang Haaland memecahkan rekor gol Shearer. Saat ini, Shearer menjadi penyerang tersubur di Premier League dengan catatan 260 gol.
Haaland diprediksi oleh Gemini akan bisa menyamai pencapaian Shearer dalam 287 pertandingan. Artinya, Haaland masih harus bermain sebanyak 176 kali untuk Man City
Talksport juga merilis laporan bahwa Haaland akan bisa menyandingkan diri dengan Shearer pada paruh dua musim 2029/2030.
Prediksi ini jelas mengesampingkan pemain 25 tahun itu mengalami cedera serius yang memaksanya absen lama. Haaland juga tak pindah ke klub lain. Kontrak Haaland dengan Man City masih berlaku dalam jangka waktu yang lama, sampai 2034.
Sementara manajer Fulham, Marco Silva mengaku sangat kecewa dengan kekalahan ini. Namun di sisi lain ia puas dengan performa dan semangat juang para pemainnya.
“Tentu saja kami mengambil banyak hal positif dari pertandingan ini, tetapi perasaannya bukan yang terbaik, seperti yang bisa dibayangkan. Sebelum pertandingan, kami memiliki ambisi dan kondisi, saya percaya, untuk meraih hasil yang berbeda. Rasa hormat sebesar-besarnya kepada City, kami tahu catatan buruk kami sendiri sejak 2009 saat menghadapi mereka, kami ingin mengubahnya malam ini,” kata Silva kepada BBC Match of the Day.***
