Pemain Borussia Dortmund mengelukan Serhou Guirassy usai mencetak gol ke gawang Villarreal.
DORTMUND – Borussia Dortmund berpesta saat menjamu Villarreal pada pertandingan kelima fase Liga Champions. Bermain di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Rabu (26/11) dini hari WIB, Dortmund menang 4-0 lewat Serhou Guirassy (dua gol), Karim Adeyemi dan Daniel Svensson.
Kemenangan ini mengantarkan Dortmund naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan 10 poin dari lima pertandingan. Di sisi lain, Villarreal turun ke peringkat ke-34 klasemen setelah hanya mampu mengumpulkan satu poin dari lima pertandingan.
Villarreal sebenarnya sempat membobol gawang Dortmund terlebih dahulu melalui Tajon Buchanan, akan tetapi tidak disahkan oleh wasit karena offside.
Memasuki babak kedua, Villarreal harus bermain dengan 10 orang setelah Juan Foyth diberikan kartu merah langsung wasit setelah melakukan handsball. Handsball tersebut berujung tendangan penalti untuk Dortmund yang sempat gagal dimaksimalkan oleh Guirassy, namun ia mampu mencetak gol setelah menyambar bola liar.
Pelatih Borussia Dortmund Niko Kovac mengakui bahwa penalti dan kartu merah Juan Foyth menguntungkan timnya. “Gol pembuka itu sangat penting. Itu jelas menguntungkan kami, begitu juga penalti dan kartu merah yang menyusul. Tapi di laga ini kami fokus selama 90 menit penuh, tidak kebobolan, dan menurut saya, benar-benar pantas untuk menang,” kata Kovac dikutip dari laman resmi UEFA.
Guirassy terpilih sebagai pemain terbaik di pertandingan itu. Ia pun sangat senang. “Saya senang menerima penghargaan ini, ini selalu menjadi bentuk pengakuan yang menyenangkan. Tapi yang terpenting adalah kami menang hari ini. Kami bekerja sangat keras dan berjuang untuk setiap gol. Sekarang kami berada di posisi yang bagus untuk sisa musim liga,” ujar Guirassy.***
