Performa MU Masih Jauh dari Sempurna

MANCHESTER – Performa Manchester United  (MU) sudah mulai menjanjikan dan mampu bersaing dengan tim-tim papan atas lainnya di Liga Inggris. Namun manajer Ruben Amorim menilai timnya masih jauh dari ‘sempurna’.

MU sedang dalam laju bagus dengan tak terkalahkan dalam lima laga terakhir di Premier League. Mereka sudah mengumpulkan 18 poin, hanya tertinggal satu poin dari Sunderland yang ada di batas bawah zona Liga Champions.

Para pemain dinilai sudah lebih nyetel dengan skema permainan yang diusung Amorim. Meski begitu, pelatih asal Portugal itu belum sepenuhnya puas. Perbaikan di sana-sini perlu dilakukan timnya.

“Kami bermain lebih baik, namun kami bermain lebih baik karena lebih percaya diri, dan itu dimulai dengan hasil, semisal, melawan Liverpool. Kami membaik, tapi saya bisa membagikan perasaan saya. Ketika laga melawan Tottenham (2-2) selesai dan saya kembali ke Carrington (markas latihan MU), saya menonton laga itu lagi dan merasa frustrasi. Kami jauh dari sempurna,” kata  Amorim dikutip dari Standard.

Ia mengaku, masih banyak  pekerjaan rumah yang harus dilakukan ke depan. “Kami masih jauh dari tim yang bisa memenangkan tiap laga. Jadi saya pikir kami masih punya banyak tugas,” ujarnya.

Ia menegaskan timnya perlu meningkatkan performa  guna memenangkan banyak laga. “Formasi adalah awal dari sesuatu, lalu situasinya menjadi dinamis, kepercayaan diri, cara kami main, seberapa kompetitif kami. Jika kalian melihat sejumlah laga saat kami kesulitan, itu bukan disebabkan formasi. Itu karena kurang intensitas. Kami perlu menjadi sempurna untuk memenangkan banyak laga,” tegasnya.

Lantas apakah  manajemen MU sudah puas dengan skuad yang ada?

Amorim sebelumnya  mengatakan sudah memiliki dua bidikan utama yang akan coba direkrut pada bursa transfer musim dingin bulan Januari nanti.

Sejak menggantikan Erik ten Hag pada bulan November 2024, Amorim bergulat dengan inkonsistensi sampai akhirnya harus menyudahi musim di posisi ke-15 yag merupakan finis terendah Man United di era Premier League.

Di musim panas, sejumlah pemain yang dianggap cocok dengan karakteristik taktik Amorim sudah digaet. Secara khusus ada Matheus Cunha, Bryan Mbeumo dan Senne Lammens yang sudah memulai dengan menjanjikan.

Dengan bursa transfer berikutnya mendekat dengan cepat, Amorim kabarnya juga sudah memiliki pemain incaran. Juru taktik asal Portugal ini hendak memperkuat lini tengah.

Sehubungan dengan itu, Mirror menyebut bahwa nama pertama yang tengah menjadi incaran utama Amorim adalah gelandang Nottingham Forest Elliot Anderson.

Gaya main Anderson di lini tengah, di mana dirinya mampu berperan sebagai nomor 6 dan gelandang box to box dinamis, menjadikannya cocok dengan kebutuhan Amorim.

Saat ini Elliot Anderson masih terikat kontrak sampai dengan musim panas 2029 dengan Forest. Estimasi valuasinya berada di angka 75 juta Pound.

Nama berikutnya yang digadang-gadang menjadi bidikan Amorim untuk memperkuat skuad adalah Carlos Baleba, pemain tengah dari klub Brighton.

Sejak musim panas lalu, nama Baleba sudah santer dihubung-hubungkan dengan Man United. Dan minat tersebut sejauh ini belumlah surut. Pada musim panas lalu Brighton terindikasi mematok harga Baleba di angka 100-an juta Pound, yang tampaknya enggan dipenuhi Setan Mera.

Sementara itu legenda MU, Dwight Yorke menyarankan mantan timnya mengorbitkan pemain muda untuk menggantikan peran Benjamin Sesko. Sesko menepi akibat cedera. Yorke menilai Chido Obi patut diberi kesempatan.

Yorke ingin The Red Devils kembali ke tradisi lama sebagai klub yang mengorbitkan pemain muda. Tradisi ini luntur dalam beberapa musim terakhir karena MU lebih memilih mendatangkan pemain di bursa transfer.

Obi sudah mencatatkan debut di tim utama MU pada musim lalu. Penyerang 17 tahun ini sudah delapan kali tampil dengan tim utama MU tapi belum bikin gol.

“Saya ingin melihat Obi masuk jika Sesko absen. Jika Anda cukup bagus untuk berada di United, Anda harus memberi mereka kesempatan. Sejarah telah menunjukkan bahwa ini adalah klub di mana para pemain muda mendapatkan kesempatan untuk bermain dan melangkah, dan kita telah melihatnya berulang kali,” ujar Yorke dikutip dari Snabbare.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *