JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Senin (17/11) sore, di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.
IHSG ditutup menguat 46,44 poin atau 0,55 persen ke posisi 8.416,88. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,79 poin atau 0,69 persen ke posisi 849,92.
Sepanjang Senin, IHSG dibuka menguat dan bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor properti yang naik sebesar 2,29 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen primer dan sektor infrastruktur yang masing-masing naik sebesar 2,03 persen dan 0,92 persen.
Sedangkan empat sektor melemah yaitu sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 1,73 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor barang konsumen primer yang masing-masing turun 0,87 persen dan 0,26 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu APEX, MINA, LUCK, BABY, dan PBSA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PURI, SHIP, PUDP, PJHB, dan NTBK.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.687.419 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 40,99 miliar lembar saham senilai Rp21,07 triliun. Sebanyak 354 saham naik, 387 saham menurun, dan 173 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 51,03 poin atau 0,10 persen ke 50.325,00, indeks Hang Seng melemah 188,18 poin atau 0,71 persen ke 26.284,28, indeks Shanghai melemah 18,46 poin atau 0,46 persen ke 3.972,14 dan indeks Strait Times menguat 1,48 poin atau 0,05 persen ke 4.543,04.***
