Laga Atalanta melawan AC Milan.
BERGAMO – AC Milan ditahan tuan rumah Atalanta 1-1 di pekan kesembilan Liga Italia musim ini. Kedua tim minim peluang untuk mengamankan kemenangan.
Bermain di Gewiss Stadium, Rabu (29/10) dini hari WIB, Milan unggul di menit ke-4 lewat Samuele Ricci yang menyambar bola liar di depan kotak penalti Atalanta dan tak bisa dijangkau kiper Marco Carnesecchi.
Atalanta mencoba menyamakan skor di menit ke-21, namun tembakan jarak jauh Ederson berhasil ditepis kiper Milan, Mike Maignan.
Upaya tim tuan rumah baru membuahkan hasil di menit ke-35. Ademola Lookman yang menerima umpan terobosan Mario Pasalic di kotak penalti Milan berhasil lolos dari penjagaan lalu mengakhiri aksinya dengan tembakan keras dari sudut kiri yang tak mampu dibendung oleh Maignan.
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri menyoroti permainan timnya di sepertiga akhir pertahanan Atalanta. “Kami dipaksa bertahan di babak pertama usai unggul karena kami banyak melakukan kesalahan teknis. Usai jeda kami tampil lebih baik serta menghasilkan sejumlah peluang, (namun) membuat keputusan salah di sepertiga akhir,” kata Allegri kepada DAZN Italia.
Rossoneri pun perlu berbenah dalam aspek menyerang. “Inilah aspek yang mesti kami perbaiki, kami perlu lebih yakin dalam upaya yang kami lakukan. Atalanta tak bisa terus-menerus menerapkan pressing tinggi dan kami tahu mereka kehabisan tenaga, namun di saat seperti itu kami juga perlu memperbaiki penyelesaian akhir dan pengambilan keputusan di area lawan,” ujarnya
AC Milan tak cuma kehilangan poin, tapi, dua pemain depannya tumbang sekaligus, Rafael Leao dan Santiago Gimenez. Leao digantikan Christopher Nkunku pada menit ke-46, sementara Gimenez digantikan Ruben Loftus-Cheek di menit ke-62.
Cedera kedua pemain ini sudah pasti bikin Allegri makin pusing. Karena dia sudah kehilangan Christian Pulisic, Adrien Rabiot, Pervis Estupinan, dan Ardon Jashari karena persoalan serupa.
“Leao ada sedikit masalah di pinggulnya, dia tidak dalam kondisi yang oke di babak pertama, jadi tim butuh penyegaran dan Rafa kesulitan sprint, jadi lebih baik saya tarik. Gimenez mendapat benturan, tapi bukan cedera yang serius, Leao juga bgitu. Semoga kami bisa memainkan Estupinan saat menghadapi Roma. Saya harap para pemain yang cedera bisa kembali fit usai jeda internasional. Tapi, untuk saat ini, kami harus mencari solusi,” ujar Allegri di Football Italia.
Sementarapelatih Atalanta, Ivan Juric, menyebut timnya mendominasi total jalannya laga. Hasil ini memperpanjang catatan kurang memuaskan La Dea. Ini menjadi hasil imbang kelima mereka secara beruntun.
“Saya rasa Atalanta memiliki intensitas tiga kali lipat dari Milan. Kami mendominasi sepanjang laga. Pemain sekali lagi menampilkan performa hebat, saya tidak pernah melihat sikap yang salah dari tim ini dan mereka layak mendapat poin lebih. Saya rasa kami tampil sangat baik dalam merebut bola kembali dan menciptakan peluang dalam transisi, tetapi juga tetap tenang saat mengalirkan bola,” ujar Juric kepada DAZN Italia.
Khusus untuk gol Lookman, ia melakukannya dengan indah. Padahal ia sempat terganggu drama transfer musim panas. Juric mengakui sempat memaksa Lookman bermain. Hal itu dilakukan agar sang pemain segera mencapai kebugaran penuh pasca pra-musim yang tidak normal.
“Dia adalah tipe pria yang partikular, tetapi dalam latihan dan di lapangan, dia adalah pemandangan yang indah, pemain yang spektakuler. Seorang pemenang, dengan determinasi luar biasa, dan saya sangat senang untuknya. Kami baru kemarin berbicara, dia bilang jika dia berlatih seperti ini, gol akan datang, dan di laga ini dia mencetak gol hebat,” puji sang pelatih.***
