Aksi Brentford Melanjutkan Tren Negatif Liverpool di Liga Inggris

Sukacita pemain Brentford saat mengalahkan Liverpool.

BRENTFORD – Brentford sukses mengalahkan Liverpool 3-2 dalam lanjutan Liga Inggris, di Gtech Community Stadium, Minggu (26/10) dini hari WIB. Ini kekalahan keempat beruntun Liverpool di Premier League.

Tim tuan rumah unggul 2-1 di babak pertama. Dua gol Brentford dicetak Dango Ouattara (5) dan Kevin Schade (45). Liverpool memperkecil ketertinggalan melalui Milos Kerkez (45+5).

Brentford menambah gol di paruh kedua via Igor Thiago dari titik penalti (60). Lantas Mohamed Salah mencetak gol balasan (89).

Pelatih kepala Brentford, Keith Andrews bangga dengan performa timnya. Ini kemenangan kedua beruntun Brentford di Liga Inggris.

“Saya sangat bangga terhadap semuanya. Ada sesuatu yang bagus di udara, saya merasakan hal baik menuju ke pertandingan. Namun Anda bermain melawan juara bertahan Liga Inggris, maka itu akan selalu menjadi malam yang sulit. Cara kami mendekati pertandingan itu adalah dengan tanpa rasa takut,” kata Andrews, dikutip dari laman resmi Brentford.

Salah satu hal menarik dari laga tersebut adalah kehadiran sejumlah mantan pemain Liverpool, yang kini membela Brentford, yakni Caoimhin Kelleher, Sepp van den Berg dan Jordan Henderson.

Van den Berg pun tidak dapat menutupi kegembiraannya setelah menundukkan bekas timnya. “Saya sangat gembira, dan menurut saya kami berhak atas (kemenangan) ini. Kami sedikit kesulitan pada awal pertandingan, cara mereka menekan dan cara mereka membangun serangan sedikit berbeda dengan apa yang kami harapkan,” kata Van den Berg.

Pendekatan yang diusung Brentford pada laga ini adalah bermain direct. Para pemain Brentford sebisa mungkin langsung mengirim bola ke depan untuk mengancam pertahanan Liverpool. Andrews menginstruksikan para pemainnya untuk mengawal pergerakan setiap pemain Liverpool. Hal itu membuat ruang di lini tengah menjadi sangat terbatas.

Sementara manajer Liverpool Arne Slot begitu kesal dengan penampilan timnya ini. Kekalahan dari Brentford melanjutkan tren negatif Liverpool usai tersungkur di tangan Crystal Palace, Chelsea dan Manchester United. Mohamed Salah dkk sudah menyamai jumlah kekalahannya saat menjuarai Liga Inggris musim lalu (4).

“Saya kira kekalahan ini adalah salah satu yang terburuk selama saya di sini. Setelah 30 menit, saya kira (Brentford) mengambil kendali permainan lagi dengan lemparan-lemparan ke dalam dan set-piece dan di momen yang lain di mana mereka bermain sangat bagus. Anda tidak bisa membandingkan kekalahan-kekalahan itu, apa yang paling mengkhawatirkan adalah Anda kalah empat kali berturut-turut. Jadi ini selalu tentang hasilnya,” kata Arne Slot di ESPN. Ia menilai, laga ini menjadi penampilan yang terburuk timnya.

“Setelahnya, Anda bisa menilai penampilan tim kali ini, menurut saya, adalah yang terburuk dari empat kekalahan yang sudah kami dapatkan. Saya kira kami tidak menjalankan dasar-dasarnya dengan tepat, terutama di babak pertama dan selama beberapa bagian di babak kedua. Saya pikir mereka memenangi lebih banyak duel daripada kami, mereka lebih banyak memenangi bola kedua daripada kami,”  urai Slot.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *