IP Trisakti Wisudakan 623 Lulusan, Rektor Berpesan Agar Wisudawan Berperan Aktif di Tengah Masyarakat

Rektor Fetty Asmaniati membacakan laporan akademik.

JAKARTA (LB)—Institut Pariwisata Trisakti (IP Trisakti) mewisuda 623 lulusan, terdiri dari Program Studi Doktor Pariwisata 14 orang (14 orang dengan predikat Pujian, dan IPK rata-rata 3.90), Program Studi Magister Pariwisata 51 orang (49 orang predikat Pujian, 2 orang Sangat Memuaskan, dengan IPK rata– rata 3,90), Program Studi Sarjana Pariwisata 220 orang (217 orang predikat Pujian, 3 orang Sangat Memuaskan, dengan IPK rata – rata 3,79), Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Perhotelan 274 orang (265 orang predikat Pujian, dan 9 orang Sangat Memuaskan, dengan IPK rata – rata 3,84), Program Studi Sarjana Terapan Usaha Perjalanan Wisata 64 orang (60  orang predikat Pujian, 4 orang Sangat Memuaskan, dengan IPK rata – rata 3,76).

                “Dari 623 orang wisudawan sebanyak  93,5 persen lulus tepat waktu dan sebanyak 97 persen mendapatkan predikat Pujian,” ujar Rektor IP Trisakti Fetty Asmaniati, SE.,MM saat membacakan Laporan Akademik pada upacara wisuda ke-56 Tahun Akademik 2024/2025, di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta Selatan, Rabu (8/10/2025).

                Selain para orang tua wisudawan dan wisudawati, upacara wisuda juga dihadiri oleh Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah III Tri Munanto yang mewakili Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Bendahara Pengurus Yayasan Trisakti Lukman Effendi yang mewakili Ketua Pengurus Yayasan Trisakti, Komisaris PT. Pegadaian (Persero) Syafaat Perdana, SE, Ketua IKAPTRI Dr. Catur Prasetya, para Rektor Universitas, Institut dan Ketua Sekolah Tinggi di lingkungan Yayasan Trisakti.  

Rektor Fetty Asmaniati saat mewisuda salah satu lulusan.

                Kembali Rektor Fetty Asmaniati menyampaikan dari total wisudawan yang diwisuda terpilih delapan wisudawan terbaik dengan predikat pujian yaitu Purwanti Dyah Pramanik (S3 Pariwisata, IPK 4,00, Fajar Tri Amboro (S2 Pariwisata, IPK 4,00), Mayang Anggini              (S2 Pariwisata, IPK 3,98), Hanifah Ayu Rizqi Muhammad (S1 Pariwisata, IPK 3,97), Novita Dwi Astuti (STr Usaha Perjalanan Wisata, IPK 3,96), Nicholas Theofilus Sukertha (STr Pengelolaan Perhotelan, IPK 4,00), Valencia Salim              (STr Pengelolaan Perhotelan – Internasional GTU, IPK 3,94), dan Chevanka Estervanya Yonanta (STr Pengelolaan Perhotelan – Internasional 3 Negara, IPK 3,96).

                “Kepada lima wisudawan lulusan terbaik Program Sarjana Pariwisata, Sarjana Terapan Pengelolaan Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata, satu lulusan dengan IPK tertinggi kami berikan beasiswa penuh untuk melanjutkan studi pada program S2 Pariwisata di Institut Pariwisata Trisakti,” ujar Fetty.

Rektor Fetty Asmaniati dan jajaran memberikan piagam penghargaan kepada Syafaat Perdana.

                Pada kesempatan kali ini, IP Trisakti juga mewisuda Program Joint Degree dengan IMI Univeristy Switzerland, Guilin Tourism University serta Program Lanjut Jenjang dan RPL Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), Artotel Group, Ra Hospitality, dan ICMI.

                Lebih lanjut Rektor Fetty menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah, industri, institusi, asosiasi profesi, serta mitra kerja yang telah berkontribusi besar dalam melahirkan lulusan pariwisata yang tangguh, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.

Para tamu kehormatan yang hadir dalam upacara wisuda.

                Kemudian kepada para wisudawan, Fetty berpesan agar mereka tidak cepat berpuas diri. Menurutnya tantangan sesungguhnya baru dimulai, yaitu bagaimana para wisudawan dapat berperan aktif di tengah masyarakat.

“Ilmu pengetahuan dan keterampilan yang saudara miliki hanyalah salah satu modal, kesuksesan di masa depan akan sangat ditentukan oleh kemampuan saudara dalam beradaptasi dan berinteraksi secara sosial. Selalu jaga nama baik almamater yang kita cintai bersama,” imbuhnya.

                Pada kesempatan yang sama, Bendahara Yayasan Trisakti Lukman Efendi mengatakan bahwa lulusan IP Trisakti tidak hanya dituntut menjadi sarjana yang unggul secara akademik, tetapi juga pribadi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Para wisudawan dan wisudawati.

                “Makna berdampak adalah memberi manfaat langsung ke masyarakat, memecahkan masalah nyata bangsa, dan membawa pengaruh positif bagi lingkungan,” ujarnya.

                Menurutnya, capaian akademik dan akreditasi unggul bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk menghadirkan ilmu, riset, dan inovasi yang mampu menjawab tantangan zaman.

                Lukman mengajak seluruh lulusan agar menjadikan ilmu yang diperoleh tak hanya sebagai sarana dalam mencari pekerjaan, tetapi juga membuka lapangan kerja dan peluang inovasi sosial.

                “Jadilah alumni IP Trisakti yang berdampak, mampu menciptakan inovasi sosial, teknologi hijau, kewirausahaan inklusif, dan membangun jejaring kolaboratif untuk kemajuan bangsa,” tegasnya.

                Pada kesempatan tersebut, Lukman juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh civitas akademika IP Trisakti, termasuk dosen, tenaga kependidikan, dan orangtua wisudawan yang telah mempercayakan pendidikan anaknya di kampus pariwisata terbaik di Indonesia.

                “IP Trisakti harus menjadi pusat yang berdampak besar bagi masyarakat, dunia usaha, dan pembangunan berkelanjutan Indonesia,” ucapnya.

                Sementara itu, Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah III Tri Munanto memberikan apresiasi atas capaian IP Trisakti yang berhasil meraih akreditasi unggul. Hal itu menjadikan satu-satunya institut di Jakarta yang memperoleh predikat tersebut.

Para orang tua wisudawan dan wisudawati.

                “Akreditasi unggul yang lain diperoleh universitas atau sekolah tinggi, tapi untuk kategori institut, hanya IPT Trisakti yang unggul. Ini hasil kerja keras seluruh pimpinan, dosen, dan mahasiswa,” ujarnya.

                Menurut Tri Munanto, IP Trisakti memiliki peran strategis dalam penyediaan sumber daya manusia pariwisata yang unggul dan berdaya saing global.

                “Potensi pariwisata Indonesia masih sangat besar. Karena itu, pilihan kuliah di IP Trisakti adalah keputusan yang tepat untuk membangun masa depan,” ucap Tri Munanto yang mengaku bangga dengan prestasi IP Trisakti dan berharap para lulusan mampu menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan pantang menyerah. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *