Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie.
TANGSEL (LB)- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menelusuri penyebab air kali di Rawa Buntu, Serpong tercemar berwarna merah. Berdasarkan hasil dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), perubahan warna air tersebut berlangsung singkat dan tidak menimbulkan bau.
“Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi sudah melakukan pengecekan ke sungai tersebut dan menelusuri hulunya. Tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan, tidak ada bau, dan airnya cepat kembali normal,” ujar Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat dikonfirmasi, Selasa (7/10).
Menurut Benyamin, petugas di lapangan tidak menemukan indikasi adanya pembuangan limbah berbahaya di sepanjang aliran sungai.
Namun untuk memastikan penyebab perubahan warna air tersebut, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium. “Saat ini masih dalam penelitian di laboratorium. Jejak limbahnya sudah hilang,” kata dia.
Selain itu, petugas juga sudah melakukan pengecekan di Tandon Lengkong Wetan. Hasil sementara tidak ditemukan adanya pencemaran limbah. “Kami juga sudah cek ke Tandon Lengkong Wetan, tempat aliran kali bermuara, dan airnya normal,” jelas dia. Meskipun begitu, pihaknya masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan dan mencari tahu sumber perubahan warna air tersebut. “Kami sedang menelusuri, mencari sumbernya,” ucap Benyamin. Sebelumnya, warga menduga ada yang membuang limbah di aliran kali Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan. Dugaan itu muncul setelah air kali kerap berubah warna, mulai dari merah, biru, hijau, hingga hitam. Salah satunya yang merasakan adalah Bakri (34). “Sudah sering. Kita cuma tahu air kadang berubah warna kaya gitu tapi enggak tau dari mana dan penyebabnya,” ujar Bakri, Senin (6/10). *
