Kedua belah pihak berfoto bersama.
JAKARTA (LB)—Sebanyak 12 orang Delegasi Kamar Dagang dan Industri Shenzhen (Shenzhen Chamber of Commerce and Industry) yang dipimpin oleh Zhang Chun Hua melakukan kunjungan ke Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa).
Kunjungan mereka disambut hangat oleh Ketua Umum Perhimpunan INTI Teddy Sugianto dan jajaran di Sekretariat Perhimpunan INTI, MGK Kemayoran – Office Tower B, Kemayoran Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025) sore.


Jajaran pengurus Perhimpunan INTI yang turut menyambut antara lain Rusli Gunawan, Harris Chandra, Robert Njo, Kendro Setiawan, Esty Lawrence, HM Anda Hakim, Andi Hakim, Lexyndo Hakim, Muliawan Jahja, Djoko Andreas Djunaedi, Makmun Hamsa, Candra Jap, Jeane Laksana, Imelda Tan, dan dr Metta Agustina serta sejumlah pengusaha.
Turut hadir pada kesempatan ini Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika – Kementerian Investasi /Badan Koordinasi Penanaman Modal, Cahyo Purnomo, dan Wakil Wali (Wawali) Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun.


Dalam kata sambutannya, Ketua Umum Perhimpunan INTI Teddy Sugianto menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan delegasi Kamar Dagang dan Industri Shenzhen dan juga atas kehadiran Direktur Promosi Cahyo Purnomo, dan Wakil Wali Eric PZ Lumbun.
Setelah memperkenalkan satu persatu jajaran pengurus Perhimpunan INTI yang hadir, Teddy Sugianto kemudian memaparkan tentang organisasi yang dipimpinnya itu.
Dimana dalam kiprahnya Perhimpunan INTI yang dalam kiprahnya telah banyak melakukan kegiatan sosial, pendidikan, dan ekonomi.

Kata sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun. Dia mengatakan momen ini merupakan suatu kehormatan untuk menyambut kunjungan delegasi Kamar Dagang dan Industri Shenzhen, sebagai wujud komitmen nyata untuk memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama ekonomi antara kedua negara.
“Sebagai jantung Ibu Kota, Jakarta Pusat memiliki peran vital sebagai pusat bisnis, pemerintahan dan finansial, saya sangat optimis bahwa kerja sama ini akan membawa manfaat besar dan berkelanjutan bagi kita semua,” ujarnya.
Eric melihat adanya peluang kerja sama yang luas di berbagai sektor strategis, seperti pengembangan properti komersial, infrastruktur dan transportasi, industri jasa dan ekonomi digital.

“Kita siap menjajaki lebih dalam potensi kerja sama ini dan memberikan kemudahan yang diperlukan untuk merealisasikan investasi,” imbuhnya.
Wakil Wali Kota Eric lebih lanjut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pengurus dan anggota Perhimpunan INTI yang telah menjembatani hubungan dua budaya besar, memperkaya keragaman dan memperkuat persatuan bangsa kita.

Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika – Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal Cahyo Purnomo pada kesempatan ini memaparkan peluang investasi di Indonesia dan update terbaru Peraturan Pemerintah No. 28 tahun 2025 yang bertujuan untuk menyederhanakan dan mempercepat proses perizinan usaha di Indonesia sehingga menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Cahyo Purnomo mengutarakan data investasi Tiongkok di Indonesia yang selama lima tahun terakhir jumlahnya mencapai USD 35,3 miliar (sekitar Rp578,8 triliun), dengan 60.000 proyek. Untuk sebaran investasi dari Tiongkok berada di sektor logam dasar, transportasi, pergudangan, farmasi, dan hunian, termasuk kawasan industri.

Untuk lokasinya, lanjut Cahyo, pilihan pertama investor Tiongkok yaitu Sulawesi Tengah. Kemudian yang kedua Jawa Barat, dan ketiga di Maluku Utara.
Namun secara umumnya, ungkap Cahyo, invetasi Tiongkok di Indonesia tersebar luas merata di seluruh provinsi Indonesia.
Sementara itu Ketua Delegasi Kamar Dagang dan Industri Shenzhen Zhang Chun Hua pada kesempatan ini memperkenalkan anggota delegasinya dan jenis usahanya, yang di antaranya telah menaruh minat untuk berinvestasi di Indonesia.
Zhang Chun Hua mengajak bekerja sama untuk meningkatkan hubungan Indonesia-Tiongkok. Baik dibidang industri dan komersial antara kedua negara.
Selepas pertemuan yang berlangsung interaktif tersebut, pada momen ini juga dilakukan penandatangan naskah MoU (Memorandum off Understanding) antara Kamar Dagang dan Industri Shenzhen dengan Perhimpunan INTI. **
