Madrid Raih Kemenangan Penting Atas Marseille

Kylian Mbappe dan pemain Real Madrid bersuka cita saat mengalahkan Marseille.

MADRID – Real Madrid menang susah payah atas  Marseille dengan skor 2-1 pada matchday 1 Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (17/9) dinihari WIB.

Los Blancos tertinggal lebih dulu akibat gol Timothy Weah pada menit ke-22. Dua gol penalti dari Kylian Mbappe, masing-masing pada menit ke-29 dan 81, untuk Madrid comeback. Laga ini niscaya bukan laga yang mudah.

Madrid sebenarnya memulai laga dengan sedikit kacau. Belum lima menit pertandingan berjalan Madrid sudah harus mengganti pemain. Trent Alexander-Arnold cedera dan digantikan Dani Carvajal.

Namun apes buat Madrid, Carvajal malah kemudian dikartu merah langsung pada menit ke-72, saat kedudukan 1-1. Rangkaian momen menguji itu, dengan kartu merah sebagai puncaknya, rupanya tak bikin skuad Xabi Alonso gentar.

“Banyak hal terjadi. Ini tipikal laga kandang di Liga Champions yang apa pun bisa terjadi. Meski kebobolan, kami terus berusaha dan memasuki jeda dalam kedudukan 1-1. Di babak kedua, temponya tak terlalu ingar-bingar, tapi kami masih punya firasat mencetak gol. Kartu merah lalu hadir dan meski kehilangan satu pemain, tim terus mendominasi dan menekan,” ujar Alonso  di situs klub.

 Ia menyebut ini kemenangan penting buat timnya. “Kami menemukan diri kami unggul 2-1 dan hampir tak menderita. Ini kemenangan penting buat memulai fase pertama Liga Champions dengan baik,” kata mantan gelandang itu.

Real Madrid pun mempertegas rekor bagus saat melawan Marseille. El Real masih 100 persen melawan Les Phoceens.

Dalam catatan Squawka, Madrid selalu menang dalam lima pertandingan melawan Marseille di Liga Champions. Catatan itu menjadi yang terbanyak Los Blancos melawan satu tim di ajang Liga Champions.

Madrid sukses mencatatkan 14 gol ke gawang Marseille. Gawang Madrid dibobol Marseille sebanyak lima kali.

Mengenai comeback Madrid melawan Marseille, Mbappe menegaskan bahwa itu sudah menjadi DNA tim di Liga Champions. “Ini adalah tipe performa yang ada di DNA Real Madrid. Anda percaya pada diri anda, pada rekan-rekan setim, bahkan dengan 10 pemain,” kata Mbappe di situs UEFA.

Mbappe menegaskan bahwa dirinya siap mengikuti taktik pelatih yang menuntut agar para pemain menyerang balik dan menekan lawan dengan cepat ketika kehilangan bola. “Saya merasa sangat baik. Saya tidak memikirkan menjadi salah satu pemimpin tim, saya memikirkan menjadi diri sendiri, Kylian, saya memikirkan tim. Xabi ingin kami segera memenangkan bola kembali. Kami harus memahami apa yang harus kami lakukan, lalu kami bertekad melakukannya, karena kami ingin menang,” ujarnya.

Striker asal Prancis itu dinobatkan menjadi penampil terbaik di laga ini. Kini, dia ada di posisi teratas daftar top skorer Liga Champions. Mbappe sudah mencetak 50 gol dalam 64 penampilan membela Los Blancos.  “Saya hanya ingin membantu tim, baik mencetak gol, menekan lawan, maupun memberikan assist,” ujarnya.

Gol penentu kemenangan Real dari penalti Mbappe didapat dari hand ball kontroversial yang dilakukan Facundo Medina. Mbappe tidak mau ambil pusing dan menyatakan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas. “Kalau penalti diberikan, saya akan ambil dan mencetak gol,” ujarnya.

Sementara pelatih Les Phoceens, Roberto De Zerbi, tak senang dengan hasil ini. “Saya sangat tidak senang, kami bisa memenangi laga ini. Kami mempunyai banyak pemain baru di klub dan tak mudah untuk membuat mereka semua ‘terkoneksi’ dalam pergerakan yang kami inginkan,” kata De Zerbi di situs UEFA.

Namun De Zerbi menegaskan ada banyak pelajaran yang didapat timnya.  “Tapi, saya sudah bilang pada tim saya bahwa kami jelas bermain cukup bagus untuk mengambil banyak hal dari laga ini,” kata Italiano itu.

Hasil laga lainnya PSV vs Union, Athletic Bilbao vs Arsenal, Juventus vs Dortmund, Benfica vs Qarabag dan  Tottenham vs Villarreal.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *