Bupati Tangerang Ajak Masyarakat Jaga Wilayah Tetap Kondusif

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid.

KABUPATEN TANGERANG (LB)- Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi di wilayah itu agar tetap aman dan kondusif pascaterjadinya unjuk rasa di Jakarta.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Kabupaten Tangerang. Dengan kebersamaan, insya Allah kita bisa mewujudkan daerah yang aman, tentram, dan sejahtera,” imbau Maesyal di Tangerang, Senin (1/9).

Ia mengingatkan, masyarakat umum, komunitas pengemudi daring (ojol), aktivis mahasiswa, pemuda hingga pelajar untuk tidak berpengaruh terhadap ajakan atau sebaran informasi hoaks yang mengarah kepada provokasi atas dinamika insiden yang terjadi baru-baru ini di tanah air.
Menurut dia, kolaborasi dan sinergitas dapat memperkuat rasa kebersamaan seluruh pihak dalam menjaga kondusifitas wilayah.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus berdoa agar situasi nasional, termasuk yang terjadi di Jakarta, dapat segera kembali aman,” ujar dia.

Dia mengatakan kondisi dan situasi di wilayah Kabupaten Tangerang dalam kondisi aman dan tertib. Di mana, pihaknya telah mendengarkan aspirasi para pengemudi ojol, sekaligus melakukan deklarasi damai demi terciptanya suasana yang kondusif.
“Alhamdulillah kami bersama Forkopimda, Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Sekda, dan perwakilan Kejaksaan, bersilaturahmi dengan teman-teman ojek online untuk bermusyawarah dan menerima aspirasi mereka. Mereka berharap pemerintah daerah dapat mendukung keberadaan ojol agar tetap bisa berjalan dengan baik,” kata Maesyal.
Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menambahkan bahwa pemerintah daerah dalam hal ini akan mendukung penuh segala aktivitas yang berkaitan dengan penyelenggaraan penyampaian aspirasi secara demokrasi.

Namun, pihaknya mengingatkan agar penyampaian pendapat maupun aspirasi umum tetap dilakukan secara tertib dan sesuai dengan tujuan utamanya. “Jangan anarkis, jangan merusak fasilitas umum,” ucapnya. Berkaitan dengan gerakan massa pelajar dia mengatakan pihaknya meminta untuk tidak ikut ajakan-ajakan provokasi yang dapat merugikan diri sendiri dan ketertiban umum.
“Anak-anak didik kita tidak mengikuti kegiatan yang bisa merugikan dan mengganggu ketertiban umum,” kata Intan. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *