Lembang Park and Zoo (LPZ).
NGAMPRAH (LB)- Beredarnya kabar lepasnya macan tutul dari kandang karantina Lembang Park and Zoo (LPZ) menuai kekhawatiran warga Desa Cihideung, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Sebab, lokasi objek wisata Lembang Park and Zoo dekat dengan perkampungan penduduk di Desa Cihideung. Lepasnya hewan karnivora bisa menjadi ancaman serius warga.
“Kalau dari laporan perangkat desa memang ada ke khawatiran dari masyarakat, namun tidak ada kepanikan yang berlebihan,” kata Camat parongpong, Herman Permadi saat dikonfirmasi, Jumat (29/8).
Meski begitu, masyarakat tetap beraktifitas biasa, namun sudah diinformasikan apabila melihat hewan tersebut untuk segera menghubungi petugas yang berwenang.
“Kami mengimbau kepada warga untuk tetap waspada, namun tidak panik. Apabila melihat hewan tersebut, untuk segera menghubungi pihak kepolisian sektor Cisarua,” ujarnya.
“Diharapkan, warga tidak berbuat menangkap sendiri. Serahkan penanganan kepada ahlinya,” sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, seekor macan tutul yang dititipkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat di Lembang Park and Zoo terlepas, Kamis 28 Agustus 2025.
Beredarnya kabar lepasnya macan tutul dari kandang karantina Lembang Park and Zoo (LPZ) menuai kekhawatiran warga Desa Cihideung, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Macan tutul itu merupakan hewan yang dievakuasi dari Kantor Balai Desa Kutamandarakan, Kecamatan Meleber, Kabupaten Kuningan. Rencananya, setelah dilakukan karantina akan dilepasliarkan di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).
Setelah berhasil ditangkap, hewan buas ini dititipkan ke LPZ pada Selasa 26 Agustus 2025 malam untuk dikarantina dan diobservasi selama tiga hari.
Namun pada Kamis 28 Agustus 2025 macan tutul itu kabur dari tempat karantina.
“Macan tutul yang lepas ini, bukan koleksi LPZ namun hewan titipan dari Balai BKSDA. Diperkirakan berumur sekitar 3 tahun ,” kata Humas Lembang Park and Zoo, Miftah Setiawan saat konferensi pers di Lembang Park and Zoo.
Pihaknya menduga, macan tutul itu kabur dengan menjebol kandang karantina pada Kamis 28 Agustus 2025 sekitar pukul 05.30 WIB. Diduga mengalami stres karena tak terbiasa dengan lingkungan baru. Akibat lepasnya macan tutul, pihak manajemen LPZ melalukan penutupan sementara. Terlihat aparat kepolisian dan TNI telah berada di lokasi. Sejumlah mobil K9 juga terlihat di dalam areal LPZ melakukan penyisiran.
