Start MU Kurang Meyakinkan, Lantas Mampukah Bersaing di Musim Ini?

Patrick Dorgu, Pemain Manchester United.

MANCHESTER – Start Manchester United (MU) di Premier League sejauh ini kurang meyakinkan. Meski demikian, manajer MU Ruben Amorim percaya situasi akan berubah.

MU hanya dapat hasil seri saat tandang ke markas Fulham di pekan kedua Premier League 2025/2026. Bermain di Craven Cottage, Minggu (24/8) malam WIB, Setan Merah imbang 1-1 dengan tuan rumah.

MU pun belum pernah menang di Premier League sejauh ini. Pada pekan pertama, Bruno Fernandes dkk. dikalahkan Arsenal dengan skor 0-1. MU juga kesulitan mencetak gol. Sejauh ini, satu-satunya gol MU lahir dari bunuh diri pemain lawan.

“Kami hanya ingin menang. Pada pemain tahu mereka main di klub di mana mereka harus tampil lebih baik. Hari ini mereka bekerja begitu keras dan sepanjang pekan dalam latihan. Saya sangat percaya diri kami akan meraih banyak kemenangan,”  kata Amorim kepada Sky Sports.

Optimisme juga disampaikan Patrick Dorgu yang  menegaskan Setan Merah mempunyai ambisi untuk juara. “100 persen, kami ingin menjuarai Premier League dan kami hanya harus menjalaninya laga demi laga,” kata Dorgu di Manchester Evening News.

Dorgu menegaskan hasratnya mengembalikan MU kembali ke papan atas Liga Inggris. “Ini musim baru dan semua orang bekerja dengan baik saat pramusim. Saya hanya mencoba untuk lebih berperan di dalam tim. Hanya memberikan apa yang pantas didapatkan fans dan saya pikir semua orang mencoba untuk mengembalikan United ke tempat yang seharusnya,” kata Dorgu.

Jika orang dalam MU begitu optimis, lain halnya dengan  Gary Neville. Legenda MU itu mengaku  mulanya optimistis, tapi hasil dua pekan pertama bikin kepercayaan dirinya mulai goyah. “Optimisme saya sudah sedikit diuji karena rasa ada beberapa luka lama yang muncul lagi dan terbuka,” kata Gary Neville dikutip Sky Sports.

Hasil ini kembali menempatkan Amorim dalam sorotan karena meski secara performa MU sempat menjanjikan, tapi masih sulit mendapatkan hasil positif.

Bukan start yang bagus buat MU, yang sudah membelanjakan sekitar 200 juta Paun, mayoritas untuk merombak lini depan. Sementara barisan penyerang baru belum menghasilkan, bagian lain MU juga disorot.

Neville menyebut lini tengah timnya Amorim, yakni duet Bruno Fernandes-Casemiro, kesulitan membendung lawan. Fulham mendapatkan ruang di belakang keduanya setelah barisan pertahanan menahan diri untuk bergerak maju.

“Menurut saya kipernya masih tampak sangat rapuh menghadapi umpan-umpan silang dari korner, yang tak boleh berlanjut karena membangun kegugupan. Lalu di gelandang tengah, rasanya United harus berbisnis lagi. Saya  berpikir bahwa Kobbie  Mainoo bisa maju dan jadi solusi, tapi cukup jelas bahwa pada saat ini Ruben Amorim tak mempertimbangkannya. Dia memulai dengan Casemiro dan Bruno Fernandes, lalu menempatkan Mason Mount di sana, kemudian ia mendahulukan Ugarte dari dia (Mainoo), yang mengungkap bahwa dia sungguh pilihan keempat,” ujarnya.

MU terbenam di peringkat ke-16 klasemen Liga Inggris dengan satu poin. Mereka selanjutnya akan menjamu Burnley pada Sabtu (30/8) malam WIB.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *