JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Kamis (14/8) sore di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.
IHSG ditutup menguat 38,34 poin atau 0,49 persen ke posisi 7.931,25. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,94 poin atau 0,35 persen ke posisi 826,91.
Sepanjang Kamis, IHSG dibuka menguat, berada di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu sektor teknologi naik sebesar 3,65 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor transportasi & logistik yang naik masing-masing sebesar 1,49 persen dan 0,70 persen.
Sedangkan lima sektor terkoreksi yaitu sektor keuangan paling dalam minus 0,23 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor industri turun sebesar 0,21 persen dan 0,17 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu IOTF, GSMF, TOSK, WIRG, dan IDPR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni NTBK, GRPH, BELL, CRSN, dan PNSE.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.143.199 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 42,01 miliar lembar saham senilai Rp18,56 triliun. Sebanyak 345 saham naik, 282 saham menurun, dan 171 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 586,17 poin atau 1,35 persen ke 42.688,50, indeks Hang Seng melemah 94,35 poin atau 0,37 persen ke 25.519, indeks Shanghai turun 17,0 poin atau 0,46 persen ke 3.666,44, dan indeks Straits Times melemah 21,29 poin atau 0,53 persen ke 4.249,97.***
