JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (14/5) sore, seiring terjalinnya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.
IHSG ditutup menguat 147,08 poin atau 2,15 persen ke posisi 6.979,88. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 21,71 poin atau 2,84 persen ke posisi 787,08.
Sepanjang Rabu, IHSG dibuka menguat, berada di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang menguat sebesar 3,07 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor transportasi & logistik yang masing-masing naik sebesar 2,54 persen dan 2,11 persen.
Sedangkan, dua sektor menurun yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus sebesar 0,09 persen, diikuti oleh sektor barang kesehatan yang turun sebesar 0,08 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BBSS, FITT, TGUK, AKSI dan FIRE. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KBLV, DKHH, SKBM, AMAG dan TPMS.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.499.370 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,01 miliar lembar saham senilai Rp17,95 triliun. Sebanyak 418 saham naik 218 saham menurun, dan 166 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain, indeks Nikkei melemah 55,13 poin atau 0,14 persen ke 38,128,13, indeks Shanghai menguat 29,08 poin atau 0,86 persen ke 3.403,95, indeks Kuala Lumpur menguat 1,12 poin atau 0,07 persen ke 1.583,51, dan indeks Strait Times melemah 12,40 poin atau 0,32 persen ke 3.865,65.***
