JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (8/5) sore, dipimpin oleh saham-saham sektor properti.
IHSG ditutup melemah 98,48 poin atau 1,42 persen ke posisi 6.827,75. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 13,29 poin atau 1,71 persen ke posisi 763,76.
Sepanjang Kamis, IHSG dibuka menguat, bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang menguat sebesar 1,02 persen, diikuti oleh sektor kesehatan yang naik sebesar 0,62 persen.
Sedangkan, sembilan sektor menurun yaitu sektor properti turun paling dalam minus sebesar 2,61 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan teknologi yang masing-masing turun sebesar 1,88 persen dan 1,43 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DKHH, TGUK, SURI, BEER dan JATI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BATR, PPRI, DMAS, PNSE dan OPMS.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.622.445 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 38,44 miliar lembar saham senilai Rp14,85 triliun. Sebanyak 228 saham naik 393 saham menurun, dan 184 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain, indeks Nikkei menguat 148,97 poin atau 0,41 persen ke 36,928,63, indeks Shanghai menguat 9,33 poin atau 0,28 persen ke 3.352,00, indeks Kuala Lumpur melemah 7,16 poin atau 0,46 persen ke 1.542,74, dan indeks Strait Times melemah 17,15 poin atau 0,44 persen ke 3.842,22.***
