IHSG Ditutup Menguat 0,97%

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan,  Selasa (6/5) sore, di tengah pelaku pasar mencermati pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Federal Reserve (The Fed).

IHSG ditutup menguat 66,25 poin atau 0,97 persen ke posisi 6.898,20. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,44 poin atau 0,97 persen ke posisi 774,76.

Sepanjang Selasa,  IHSG dibuka menguat, berada di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang menguat sebesar 3,18 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 2,0 persen dan 1,25 persen.

Sedangkan, empat sektor menurun yaitu sektor teknologi turun paling dalam sebesar 0,56 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor transportasi & logistik yang masing-masing turun sebesar 0,25 persen dan 0,14 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu OPMS, JATI, KRYA, HELI dan SOLA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SOFA, MEJA, MREI, VISI dan TLDN.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.249.655 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,18 miliar lembar saham senilai Rp16,70 triliun. Sebanyak 333 saham naik 268 saham menurun, dan 205 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain, indeks Nikkei menguat 378,39 poin atau 1,04 persen ke 36,830,69, indeks Shanghai menguat 37,08 poin atau 1,13 persen ke 3.316,11, indeks Kuala Lumpur melemah 2,74 poin atau 0,18 persen ke 1.536,80, dan indeks Strait Times menguat 7,34 poin atau 0,19 persen ke 3.860,41.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *